Pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel Periode 2013-2018

C R E A T E D   B Y     

Pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel Periode 2013-2018

Sulawesi Selatan,

Berlangsung acara Pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, H. Syahrul Yasin Limpo dan H. Agus Arifin Nu’mang Periode 2013 - 2018,  di Halaman Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, Senin, 8 April 2013. Pelantikan dan pengambilan sumpah dilakukan Menteri Dalam Negeri, Gamawan Fauzi.  Sejumlah pejabat dan tokoh nasional yang hadir dalam pelantikan Syahrul-Agus, diantaranya Menkokesra Agung Laksono, Menkes Nafsiah Mboi, Menpora Roy Suryo, Menteri Perdagangan Gita Wirjawan, Menteri Kelautan dan Perikanan Syarif Cicip Sutardjo, Mantan Gubernur DKI sekaligus mantan Ketua Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI), Fauzi Bowo, Ketua DPP Partai Golkar, Aburizal Bakrie, Ketua DPP PDIP, Puan Maharani, Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh, Mantan Gubernur Sulsel, HZB Palaguna, HM Amin Syam, serta Andi Oddang. Beberapa tokoh Sulsel, seperti Ryaas Rasyid,  HM Alwi Hamu, Aksa Mahmud, dan Oesman Sapta Odang juga turut hadir.

Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Gamawan Fauzi, dalam sambutannya mengatakan bahwa Syahrul Yasin Limpo dan Agus Arifin Nu'mang merupakan gubernur dan wakil gubernur yang telah diamanahkan untuk memimpin Sulsel periode kedua 2013-2018. Gamawan menegaskan, pasangan yang akrab dengan akronim Sayang ini bukan lagi gubernur dan wakil gubernur bagi para tim sukses. Itu sebabnya, Syahrul dan Agus diingatkan agar menjalankan program yang benar-benar program dan menyentuh langsung masyarakat, bukan program untuk kepentingan tim sukses.

Menurut Gamawan, tugas tim sukses telah usai seiring dengan berhasilnya pasangan Sayang terpilih untuk periode keduanya. Mantan Gubernur Sumatera Barat ini memaparkan, data di Kementerian Dalam Negeri menunjukkan tidak lebih dari enam persen pasangan kepala daerah di Indonesia yang melanjutkan paketnya di periode kedua. Bahkan ada pasangan kepala daerah yang baru enam bulan hubungannya sudah tidak mesra lagi. Namun dengan terpilihnya kembali Syahrul yang berpaket dengan Agus, maka ini mengindikasikan bahwa kedua pasangan ini masih sangat diharapkan masyarakat. Hal ini menjadi tanggung jawab moril untuk menghadirkan kesejahteraan masyarakat Sulsel.

Mendagri juga menilai Sulsel merupakan salah satu provinsi yang cukup dinamis di Indonesia. Sebagai pemimpin, Syahrul diminta agar tetap membuka ruang kritik dari masyarakat. Namun, masyarakat juga diminta agar kritikannya konstruktif dan membangun. Beliau mengaku optiomis kepemimpinan Syahrul-Agus akan mampu membawa Sulsel melompat lebih jauh. Salah satu tantangan kedepan adalah bagaimana mewujudkan Sulsel sebagai pintu gerbang Kawasan Timur Indonesia dan memantapkan pelaksanaan koridor empat master plan percepatan dan pembangunan ekonomi Indonesia. Melihat potensi pembangunan yang ke depan semakin maju, Syahrul-Agus diminta  melakukan pengaturan pemanfaatan ruang publik secara bijak. Pembangunan yang berjalan begitu cepat, tetap harus menyisakan ruang untuk publik. Apabila ruang itu tidak tertata dengan baik, maka risikonya akan ditanggung semua generasi kita.

Sementara itu, Staf Ahli Wakil Presiden RI, Luthfi Andi Mutty, menambahkan jika melihat track record pasangan Sayang diperiode pertamanya, maka semua optimis bahwa Sulsel diperiode kedua, Sayang akan lebih baik lagi. Luthfi juga menyarankan kepada Syahrul dan Agus agar program yang akan dilakukan lima tahun kedepan benar-benar menyangkut kepentingan rakyat. 

Rs/Tn (Selasa, 9 April 2013)










0 Komentar

Komentar Berita

© 2014 Sulawesi Selatan. Developed by: Pemerintah Sulawesi Selatan

Ke Atas