website resmi pemerintah provinsi sulawesi selatan http://sulselprov.go.id

Disiplinlah, Kau Selamat

  • 1319 pengunjung
  • 1722 hits
  • 11 Apr 2016

Nilai disiplin sangat penting dalam kehidupan, semua yang berhasil dan maju hanya kalau disiplin hadir dalam kehidupan kita. Coba saja kalau ada yang mengabaikan disiplin di jalan raya maka tunggu saja akan menuai dan mengundang hadirnya kecelakaan pada dirinya atau mencelakakan orang lain.

Oleh karena itu,  siapa saja tidak akan mungkin sukses dan jalan tugasnya dengan baik dan aman kalau mengabaikan kedisiplinan, apalagi kalau dia pemimpin atau pejabat, bahkan orang yang lagi berperan akan kalah kalau tidak disiplin. Orang akan kegemukan kalau tidak disiplin, makannya atau dietnya.

Kalau begitu, disiplin juga berarti konsistensi, berarti taat azas dan aturan, juga berarti semangat serta kegigihan untuk mencapai sesuatu cita-cita dan harapan. Orang disiplin itu tidak ceroboh, tidak sembarangan dan tidak tiba masa tiba akal karena disiplin itu taat azas serta menaati rambu-rambu aturan dan waktu.

Bila demikian, orang disiplin pastilah orang yang menggunakan akal sehatnya menjaga etika dan moralitas, bergerak dengan kata hatinya dan memenuhi sesuatu sesuai dengan apa yang seharusnya, maka ia akan selamat dan berhasil melaksanakan tugas dan fungsinya.

Yogya-Makassar, 19 November 2014

Terkait

    • 1460 pengunjung
    • 2235 hits
    • 22 02 2016

    Seorang panglima perang yang tangguh mengajak seluruh anak buahnya untuk merebut pulau. Setelah seluruh perahu bersandar di pantai pulau yang akan direbut, dia kemudian memerintahkan untuk membakar semua perahu yang ada di pantai “Don’t look back”-teriaknya itulah makna “the point of no return,” titik dimana tidak ada lagi kesempatan untuk kembali. Tekad itu merupakan suatu upaya menghadirkan keberanian karena meyakini kebenaran dan berjuang tanpa kata menyerah. Makanya, “don’t stop!” hingga berhasil merebut pulau tersebut.*

                                                                                                                                                    (5 Juli 2012)

    Selengkapnya.
    • 1425 pengunjung
    • 2136 hits
    • 22 02 2016

    Kalau kita berjalan danterus melangkah memperjuangkan kebenaran yang hendak diraih, maka satu-satunya peluang adalah terus melangkah dan menaklukkan apapun yang yang ada di hadapan kita. Bila ada jalan buntu, maka pilihannya hanya : 1) menerima apa adanya dan menyerah; serta 2) berpikira dan mengerahkan segala upaya menerobos dan menemukan jalan baru untuk menggapai tujuan. Apalagi, keadaan-keadaan mendesak justru menjadi kjreativitas dan motivasi untuk meraihnya, “Never give up” (tak pernah menyerah). Toh, kita berada pada posisi “the point of no return”. Maka, “Don‘t Stop, Komandan!”*

     

                                                                                                                                                    (5 Juli 2012)

    Selengkapnya.
    • 1492 pengunjung
    • 2277 hits
    • 22 02 2016

    Teman adalah jimat dan obat mujarab serta mampu menyembuhkan berbagai penyakit. Untuk itu, kita semua wajib menjaga pertemanan dan sebisa mungkin jangan dikecewakan. Toh, teman menjadi solusi terbaik kalau kita stress, teman adalah penasihat dan penular kebaikan, teman juga memberi dukungan saat kita susah dan membutuhkan pertolongan, teman bahkan menjauhkan kita dari masalah dan depresi. Bahkan, temanlah yang memperkuat dan mendukung semua cita-cita dan harapan kita. Makanya, mari kita perbanyak teman. Jaga sikap kita untuk keutuhan pertemanan. Kembangkan sikap mau membantu, antusias, berjiwa besar, dan selalu terbuka untuk saling memberi. Mari kita tidak saling mengecewakan teman. Dan kamu temanku, saya temanmu!*     

     

                                                                                                                                                                    (14 Juli 2012)

    Selengkapnya.

menu lainnya