website resmi pemerintah provinsi sulawesi selatan http://sulselprov.go.id

Jepang Ekspor Kopi Toraja

  • 1542 pengunjung
  • 2337 hits
  • 23 Feb 2016

Selalu saja ada yang membuatku kagum pada Jepang. Malah, banyak tulisan saya tentang Jepang sebelumnya. Kali ini saya ke Jepang dan kembali membuat negara ini menakjubkan saya. Hati kecil saya seakan bertanya kapan Indonesia seperti ini?

Kelebihan yang ada yang saya takjub kali ini karena di dalam kota, transportasi laut dan sungai-sungai didandani luar biasa indah, bersih, dan nyaman. Bahkan seakan mau menyaingi tamasya sungai yang ada di Prancis dan Belanda. Ada restoran terapung dan lain-lain.

Belum lagi kita makan produk-produk cemilannya yang rata-rata dari bahan pertanian murni yang difermentasi dan dikemas dengan sempurna. Dijual dengan harga mahal karena memang dibutuhkan masyarakat Jepang dan diekspor ke seluruh dunia.

Misalnya kripik pisang yang saat ini terkenal tetapi orang Jepang tidak tanam pisang. Kopi Toraja yang terkenal (500 ribu ton per tahun) dijual ke seluruh dunia. Padahal di Jepang tidak tanam kopi. Terong difermentasi sehingga tahan sampai  satu tahun dikemas dan dikonsumsi di Jepang secara luar biasa. Semua itu malah bahan dasarnya dari Sulawesi Selatan.

@Nagano-Jepang, 7 Mei 2013

Terkait

    • 1462 pengunjung
    • 2236 hits
    • 22 02 2016

    Seorang panglima perang yang tangguh mengajak seluruh anak buahnya untuk merebut pulau. Setelah seluruh perahu bersandar di pantai pulau yang akan direbut, dia kemudian memerintahkan untuk membakar semua perahu yang ada di pantai “Don’t look back”-teriaknya itulah makna “the point of no return,” titik dimana tidak ada lagi kesempatan untuk kembali. Tekad itu merupakan suatu upaya menghadirkan keberanian karena meyakini kebenaran dan berjuang tanpa kata menyerah. Makanya, “don’t stop!” hingga berhasil merebut pulau tersebut.*

                                                                                                                                                    (5 Juli 2012)

    Selengkapnya.
    • 1427 pengunjung
    • 2138 hits
    • 22 02 2016

    Kalau kita berjalan danterus melangkah memperjuangkan kebenaran yang hendak diraih, maka satu-satunya peluang adalah terus melangkah dan menaklukkan apapun yang yang ada di hadapan kita. Bila ada jalan buntu, maka pilihannya hanya : 1) menerima apa adanya dan menyerah; serta 2) berpikira dan mengerahkan segala upaya menerobos dan menemukan jalan baru untuk menggapai tujuan. Apalagi, keadaan-keadaan mendesak justru menjadi kjreativitas dan motivasi untuk meraihnya, “Never give up” (tak pernah menyerah). Toh, kita berada pada posisi “the point of no return”. Maka, “Don‘t Stop, Komandan!”*

     

                                                                                                                                                    (5 Juli 2012)

    Selengkapnya.
    • 1494 pengunjung
    • 2279 hits
    • 22 02 2016

    Teman adalah jimat dan obat mujarab serta mampu menyembuhkan berbagai penyakit. Untuk itu, kita semua wajib menjaga pertemanan dan sebisa mungkin jangan dikecewakan. Toh, teman menjadi solusi terbaik kalau kita stress, teman adalah penasihat dan penular kebaikan, teman juga memberi dukungan saat kita susah dan membutuhkan pertolongan, teman bahkan menjauhkan kita dari masalah dan depresi. Bahkan, temanlah yang memperkuat dan mendukung semua cita-cita dan harapan kita. Makanya, mari kita perbanyak teman. Jaga sikap kita untuk keutuhan pertemanan. Kembangkan sikap mau membantu, antusias, berjiwa besar, dan selalu terbuka untuk saling memberi. Mari kita tidak saling mengecewakan teman. Dan kamu temanku, saya temanmu!*     

     

                                                                                                                                                                    (14 Juli 2012)

    Selengkapnya.

menu lainnya