website resmi pemerintah provinsi sulawesi selatan http://sulselprov.go.id

Nasihat Presiden

  • 1407 pengunjung
  • 2106 hits
  • 24 Feb 2016

“KEBERSAHILAN dan kesuksesan kerja itu pasti dicatat oleh Tuhan. Allah tidak tidur. Dan keikhlasan kerja kita untuk orang banyak pasti berbalas kebaikan untuk kita dan Insya Allah untuk keluarga kita. Makanya, ikhlas dan tuluslah dalam bekerja. Ingat, kerja baik saja belum tentu semua bisa terima, apalagi kalau tidak. Oleh karena itu, sebagai pemimpin dalam level apa saja, harus tegar, harus sabar, harus terus menjelaskan pada banyak orang apa yang kita kerjakan, apa yang nanti orang lain dapatkan dari hasil kerja kita.

            Intinya, pemimpin itu harus tulus dan ikhlas dulu melaksanakan tugas, utama, terus berkarya dalam mencapai kesuksesqn tugas. Adapun kesuksesan dan keberhasilan Sulsel, hanya bisa diraih seperti ini karena orang-orang yang Pak Syahrul pimpin itu memiliki keinginan dan kemauan yang sama dengan gubernurnya dan sama-sama konsisiten melakukan ikhtiar batin dan ikhtiar lahir atau fisik secara seimbang pada semua hal. Kalau semua pemerintahan di indonesia seperti Sulsel, maka Indonesia akan cepat mengantar rakyat pada kemajuan dan kesejahteraan”.

            Begitulah sari dari pernyataan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono kepada sya saat berkunjung ke Sulsel selama lima hari. Kesimpulan pembicaraan itu, penilaian presiden yang berbentuk nasehat, memberikan kesadaran kepada kita bahwa kita mestilah melanjutkan segala yang baik lalu mari menjadikan Sulsel terbaik di Indonesia. Pujian itu, tetulah untuk kita semua. Bukan untuk Gubernur semata, tetapi untuk kamu, untuk kita. Toh, Gubernur tak mungkin bisa berbuat banyak tanpa bantuan semua pihak, sebab keberhasilan itu dari bawah.

 

                                                                                    (Makassar, 23 Februari 2014)

 

 

Terkait

    • 1460 pengunjung
    • 2235 hits
    • 22 02 2016

    Seorang panglima perang yang tangguh mengajak seluruh anak buahnya untuk merebut pulau. Setelah seluruh perahu bersandar di pantai pulau yang akan direbut, dia kemudian memerintahkan untuk membakar semua perahu yang ada di pantai “Don’t look back”-teriaknya itulah makna “the point of no return,” titik dimana tidak ada lagi kesempatan untuk kembali. Tekad itu merupakan suatu upaya menghadirkan keberanian karena meyakini kebenaran dan berjuang tanpa kata menyerah. Makanya, “don’t stop!” hingga berhasil merebut pulau tersebut.*

                                                                                                                                                    (5 Juli 2012)

    Selengkapnya.
    • 1425 pengunjung
    • 2136 hits
    • 22 02 2016

    Kalau kita berjalan danterus melangkah memperjuangkan kebenaran yang hendak diraih, maka satu-satunya peluang adalah terus melangkah dan menaklukkan apapun yang yang ada di hadapan kita. Bila ada jalan buntu, maka pilihannya hanya : 1) menerima apa adanya dan menyerah; serta 2) berpikira dan mengerahkan segala upaya menerobos dan menemukan jalan baru untuk menggapai tujuan. Apalagi, keadaan-keadaan mendesak justru menjadi kjreativitas dan motivasi untuk meraihnya, “Never give up” (tak pernah menyerah). Toh, kita berada pada posisi “the point of no return”. Maka, “Don‘t Stop, Komandan!”*

     

                                                                                                                                                    (5 Juli 2012)

    Selengkapnya.
    • 1492 pengunjung
    • 2277 hits
    • 22 02 2016

    Teman adalah jimat dan obat mujarab serta mampu menyembuhkan berbagai penyakit. Untuk itu, kita semua wajib menjaga pertemanan dan sebisa mungkin jangan dikecewakan. Toh, teman menjadi solusi terbaik kalau kita stress, teman adalah penasihat dan penular kebaikan, teman juga memberi dukungan saat kita susah dan membutuhkan pertolongan, teman bahkan menjauhkan kita dari masalah dan depresi. Bahkan, temanlah yang memperkuat dan mendukung semua cita-cita dan harapan kita. Makanya, mari kita perbanyak teman. Jaga sikap kita untuk keutuhan pertemanan. Kembangkan sikap mau membantu, antusias, berjiwa besar, dan selalu terbuka untuk saling memberi. Mari kita tidak saling mengecewakan teman. Dan kamu temanku, saya temanmu!*     

     

                                                                                                                                                                    (14 Juli 2012)

    Selengkapnya.

menu lainnya