website resmi pemerintah provinsi sulawesi selatan http://sulselprov.go.id

Politik Harus Adu Kecerdasan

  • 1449 pengunjung
  • 2196 hits
  • 23 Feb 2016

Bicara politik pasti tidak melulu soal idealisme, lobi yang terus dan gencar dilakukan, bukan hanya soal jaringan maupun infrastruktur yang masif, tetapi politik harus dirakit dari momentum, pencitraan dan pembangunan persepsi serta opini publik yang menguntungkan.

Penguasaan media dan target-target media untuk pembentukan pencitraan secara strategis juga menjadi penentu. Disisi lain, public relation (PR) atau juru bicara yang cerdas, antisipatif dan tidak lamban akan menjadi faktor taktis yang harus tepat menggarap isu serta akan menjadi penopang  pencapaian sasaran.

Walaupun media bukan segalanya, tetapi ruang politik adalah siapa yang secara tepat menggarap isu yang membuat rakyat merasa terbela, rakyat merasa dapat menggantungkan harapan dan kebutuhannya, akan memberi dampak positif bagi mereka yang berada dalam tataran politik. Misalnya bagaimana menolak kenaikan BBM dan lain-lain yang membuat rakyat merasa dibela.

Begitulah mestinya mengolah isu, karena politik itu harus adu kecerdasan. Bukan sekedar ikut-ikutan alias mengekor pada kecerdasan orang lain! Intinya, perhatikan momentum dan isu sambil mengerjakan jaringan dan struktur.

                                                                                                @Istana Negara-Jakarta. 18 Juni 2013

Terkait

    • 1460 pengunjung
    • 2235 hits
    • 22 02 2016

    Seorang panglima perang yang tangguh mengajak seluruh anak buahnya untuk merebut pulau. Setelah seluruh perahu bersandar di pantai pulau yang akan direbut, dia kemudian memerintahkan untuk membakar semua perahu yang ada di pantai “Don’t look back”-teriaknya itulah makna “the point of no return,” titik dimana tidak ada lagi kesempatan untuk kembali. Tekad itu merupakan suatu upaya menghadirkan keberanian karena meyakini kebenaran dan berjuang tanpa kata menyerah. Makanya, “don’t stop!” hingga berhasil merebut pulau tersebut.*

                                                                                                                                                    (5 Juli 2012)

    Selengkapnya.
    • 1425 pengunjung
    • 2136 hits
    • 22 02 2016

    Kalau kita berjalan danterus melangkah memperjuangkan kebenaran yang hendak diraih, maka satu-satunya peluang adalah terus melangkah dan menaklukkan apapun yang yang ada di hadapan kita. Bila ada jalan buntu, maka pilihannya hanya : 1) menerima apa adanya dan menyerah; serta 2) berpikira dan mengerahkan segala upaya menerobos dan menemukan jalan baru untuk menggapai tujuan. Apalagi, keadaan-keadaan mendesak justru menjadi kjreativitas dan motivasi untuk meraihnya, “Never give up” (tak pernah menyerah). Toh, kita berada pada posisi “the point of no return”. Maka, “Don‘t Stop, Komandan!”*

     

                                                                                                                                                    (5 Juli 2012)

    Selengkapnya.
    • 1492 pengunjung
    • 2277 hits
    • 22 02 2016

    Teman adalah jimat dan obat mujarab serta mampu menyembuhkan berbagai penyakit. Untuk itu, kita semua wajib menjaga pertemanan dan sebisa mungkin jangan dikecewakan. Toh, teman menjadi solusi terbaik kalau kita stress, teman adalah penasihat dan penular kebaikan, teman juga memberi dukungan saat kita susah dan membutuhkan pertolongan, teman bahkan menjauhkan kita dari masalah dan depresi. Bahkan, temanlah yang memperkuat dan mendukung semua cita-cita dan harapan kita. Makanya, mari kita perbanyak teman. Jaga sikap kita untuk keutuhan pertemanan. Kembangkan sikap mau membantu, antusias, berjiwa besar, dan selalu terbuka untuk saling memberi. Mari kita tidak saling mengecewakan teman. Dan kamu temanku, saya temanmu!*     

     

                                                                                                                                                                    (14 Juli 2012)

    Selengkapnya.

menu lainnya