website resmi pemerintah provinsi sulawesi selatan http://sulselprov.go.id

Ayo, Tertawa...!

  • 1313 pengunjung
  • 1960 hits
  • 23 Feb 2016

Rasa-rasanya, hampir keseharian kita didominasi keseriusan dan ketegangan. Padahal, tegang pasti tidaklah memperbaiki suasana dan kondisi lebih baik dibandingkan tetap rileks dan happy. Walaupun memang kita harus tetap serius mencapai tujuan dan target-target yang telah ditetapkan – bahkan harus tetap bergerak maksimal.

Kondisi kita yang semakin santai, maka kita makin bisa berpikir. Akan tetapi, kalau tegang maka makin banyak yang justru kita lupa dan malah tidak fokus. Intinya,  kita bisa saja lupa untuk mengatakan sesuatu yang prinsipil dikarenakan kita terlalu tegang. Atau... kita memang masih sulit menempatkan dua suasana berbeda, yaitu harus rileks di saat serius?

Kalaulah  begitu, ayo kita tertawa saja. Kita merdekakan pikiran dengan suasana rileks semata. Hehehe...hihihi...wkwkwkwkwk...! toh, tertawa membantu kita untuk bersantai dan rileks dengan mengisi ulang hari-hari kita tanpa kehilangan kebahagiaan. Yang pasti, tertawa menggeser pikiran-pikiran negatif ketika kita bisa ketawa. Ayo, kita bahagiakan diri tertawa. Ayo, mari kita saling mengajak untuk tertawa yang tentunya tertawa dalam koridor membahagiakan diri, bukan menghinakan orang lain.

@ Makassar, 7 Desember 2012

 

Terkait

    • 1369 pengunjung
    • 2142 hits
    • 22 02 2016

    Seorang panglima perang yang tangguh mengajak seluruh anak buahnya untuk merebut pulau. Setelah seluruh perahu bersandar di pantai pulau yang akan direbut, dia kemudian memerintahkan untuk membakar semua perahu yang ada di pantai “Don’t look back”-teriaknya itulah makna “the point of no return,” titik dimana tidak ada lagi kesempatan untuk kembali. Tekad itu merupakan suatu upaya menghadirkan keberanian karena meyakini kebenaran dan berjuang tanpa kata menyerah. Makanya, “don’t stop!” hingga berhasil merebut pulau tersebut.*

                                                                                                                                                    (5 Juli 2012)

    Selengkapnya.
    • 1327 pengunjung
    • 2043 hits
    • 22 02 2016

    Kalau kita berjalan danterus melangkah memperjuangkan kebenaran yang hendak diraih, maka satu-satunya peluang adalah terus melangkah dan menaklukkan apapun yang yang ada di hadapan kita. Bila ada jalan buntu, maka pilihannya hanya : 1) menerima apa adanya dan menyerah; serta 2) berpikira dan mengerahkan segala upaya menerobos dan menemukan jalan baru untuk menggapai tujuan. Apalagi, keadaan-keadaan mendesak justru menjadi kjreativitas dan motivasi untuk meraihnya, “Never give up” (tak pernah menyerah). Toh, kita berada pada posisi “the point of no return”. Maka, “Don‘t Stop, Komandan!”*

     

                                                                                                                                                    (5 Juli 2012)

    Selengkapnya.
    • 1392 pengunjung
    • 2185 hits
    • 22 02 2016

    Teman adalah jimat dan obat mujarab serta mampu menyembuhkan berbagai penyakit. Untuk itu, kita semua wajib menjaga pertemanan dan sebisa mungkin jangan dikecewakan. Toh, teman menjadi solusi terbaik kalau kita stress, teman adalah penasihat dan penular kebaikan, teman juga memberi dukungan saat kita susah dan membutuhkan pertolongan, teman bahkan menjauhkan kita dari masalah dan depresi. Bahkan, temanlah yang memperkuat dan mendukung semua cita-cita dan harapan kita. Makanya, mari kita perbanyak teman. Jaga sikap kita untuk keutuhan pertemanan. Kembangkan sikap mau membantu, antusias, berjiwa besar, dan selalu terbuka untuk saling memberi. Mari kita tidak saling mengecewakan teman. Dan kamu temanku, saya temanmu!*     

     

                                                                                                                                                                    (14 Juli 2012)

    Selengkapnya.

menu lainnya