website resmi pemerintah provinsi sulawesi selatan http://sulselprov.go.id

Bangun Tim Juara

  • 1679 pengunjung
  • 2006 hits
  • 23 Feb 2016
  1. alah satu kunci sukses dalam memperjuangkan kemenangan, tidaklah terlepas dari tim yang solid. Untuk itulah, tim juara harus dibangun. Tim juara yang dimaksud adalah tim yang mengutamakan kebersamaan dan memiliki keyakinan menang

Patut disadari bahwa berbakat, hebat dan cerdas tidak selamanya  bisa berprestasi karena tidak mau bekerja secara tim. Mengapa demikian? Karena kemampuannya bersifat individual dan tidak terkoordinasi dengan potensi-potensi lain di sekitarnya, oleh karena itu, kerja tim mutlak dan penting.

Sekecil atau sebesar apapun tantangan sukses yang mau digapai, kerja tim memang pasti lebih baik. Misalnya saja, tim sepakbola yang terdiri dari berbagai bintang sepakbola yang secara individual hebat tetapi tidak memenangkan pertandingan. Hal itu disebabkan tidak dikelola dalam tim yang benar dan baik sebagai tim juara.

Yang pasti, tim juara membuat apa yang ada dalam tim tidak egois, harus ada kesadaran pribadi akan perlu dan pentingnya kebersamaan untuk juara, dibutuhkan manajemen yang membagi tugas, fungsi, dan tanggung jawab.

Keberadaan orang lain pasti punya potensi yang bisa saling mendukung dengan potensi lain. Kemampuan dan spirit individu dapat diubah menjadi spirit bersama lalu percaya dan meyakini bahwa semua hanya bisa kalau kita bersama. Karena bersama, apapun kita bisa.

Patut diingat, menghancurkan tim jauh lebih muda daripada membawanya menjadi juara. Untuk itulah, tim juara harus tetap menjaga keutuhan, tetap kompak, harmonis, rileks bekerja dalam keseriusan, dan tetaplah menyapa orang lain bahwa tim juara adalah sekumpulan orang yang menghargai orang lain.

                                                                           Makassar-TanaToraja,27 Desember 2012

Terkait

    • 1704 pengunjung
    • 2275 hits
    • 22 02 2016

    Seorang panglima perang yang tangguh mengajak seluruh anak buahnya untuk merebut pulau. Setelah seluruh perahu bersandar di pantai pulau yang akan direbut, dia kemudian memerintahkan untuk membakar semua perahu yang ada di pantai “Don’t look back”-teriaknya itulah makna “the point of no return,” titik dimana tidak ada lagi kesempatan untuk kembali. Tekad itu merupakan suatu upaya menghadirkan keberanian karena meyakini kebenaran dan berjuang tanpa kata menyerah. Makanya, “don’t stop!” hingga berhasil merebut pulau tersebut.*

                                                                                                                                                    (5 Juli 2012)

    Selengkapnya.
    • 1623 pengunjung
    • 2175 hits
    • 22 02 2016

    Kalau kita berjalan danterus melangkah memperjuangkan kebenaran yang hendak diraih, maka satu-satunya peluang adalah terus melangkah dan menaklukkan apapun yang yang ada di hadapan kita. Bila ada jalan buntu, maka pilihannya hanya : 1) menerima apa adanya dan menyerah; serta 2) berpikira dan mengerahkan segala upaya menerobos dan menemukan jalan baru untuk menggapai tujuan. Apalagi, keadaan-keadaan mendesak justru menjadi kjreativitas dan motivasi untuk meraihnya, “Never give up” (tak pernah menyerah). Toh, kita berada pada posisi “the point of no return”. Maka, “Don‘t Stop, Komandan!”*

     

                                                                                                                                                    (5 Juli 2012)

    Selengkapnya.
    • 1748 pengunjung
    • 2329 hits
    • 22 02 2016

    Teman adalah jimat dan obat mujarab serta mampu menyembuhkan berbagai penyakit. Untuk itu, kita semua wajib menjaga pertemanan dan sebisa mungkin jangan dikecewakan. Toh, teman menjadi solusi terbaik kalau kita stress, teman adalah penasihat dan penular kebaikan, teman juga memberi dukungan saat kita susah dan membutuhkan pertolongan, teman bahkan menjauhkan kita dari masalah dan depresi. Bahkan, temanlah yang memperkuat dan mendukung semua cita-cita dan harapan kita. Makanya, mari kita perbanyak teman. Jaga sikap kita untuk keutuhan pertemanan. Kembangkan sikap mau membantu, antusias, berjiwa besar, dan selalu terbuka untuk saling memberi. Mari kita tidak saling mengecewakan teman. Dan kamu temanku, saya temanmu!*     

     

                                                                                                                                                                    (14 Juli 2012)

    Selengkapnya.

menu lainnya