website resmi pemerintah provinsi sulawesi selatan http://sulselprov.go.id

Berani, Modal Kemenangan

  • 1539 pengunjung
  • 2349 hits
  • 23 Feb 2016

Tidak takut adalah modal untuk meraih kemenangan. Maka, ketika kita mau meraih kemenangan maka pasti dibutuhkan segepok atau segumpal keberanian. Toh, keberanian itu pasti dimiliki oleh setiap orang. Bila kita takut melangkah, tidak mungkin kemenangan diraih. Toh, bila kita berani melangkah maka kekuatan untuk dapat menaklukkan rintangan dan mengatasi tantangan akan kita peroleh.

Kita tak akan pernah mengetahui seberapa besar potensi penaklukan yang bisa kita raih sebelum ada keberanian itu muncul. Artinya, kita harus berani bersikap agar dapat melangkah karena berani itu menjadi sikap kita bekerja dan melangkah sambil  mungkin tertatih-tatih belajar. Juga sebagai sikap yang menunjukkan keberanian yang dibutuhkan untuk menjadi penakluk.

Yang pasti, tidak takut pada risiko adalah bagian dari kehidupan untuk menjadi pemenang. Lagipula, pada dasarnya setiap hari, setiap detik, kita praktekkan keberanian yang tidak takut mengambil  risiko itu.  Contohnya, kita makan apa saja tanpa takut akan racun. Begitupula, kita  tak pernah takut berada pada suatu lokasi yang bisa saja membahayakan kehidupan kita. Itu semua membuktikan jika kita memang bukan penakut, dan selalu mempraktekkan kehidupan tanpa ketakutan. Karena, keberanian adalah modal kemenangan!

Kalaulah begitu, tidak takut adalah sesuatu yang telah kita miliki. Hanya saja keberanian itu harus dibangkitkan untuk melangkah meraih kesuksesan dan kemenangan. Ayo, mari kita mainkan keberanian yang tentunya tetap berserah diri pada Ilahi.

@Makassar, 6 Agustus 2013

Terkait

    • 1551 pengunjung
    • 2258 hits
    • 22 02 2016

    Seorang panglima perang yang tangguh mengajak seluruh anak buahnya untuk merebut pulau. Setelah seluruh perahu bersandar di pantai pulau yang akan direbut, dia kemudian memerintahkan untuk membakar semua perahu yang ada di pantai “Don’t look back”-teriaknya itulah makna “the point of no return,” titik dimana tidak ada lagi kesempatan untuk kembali. Tekad itu merupakan suatu upaya menghadirkan keberanian karena meyakini kebenaran dan berjuang tanpa kata menyerah. Makanya, “don’t stop!” hingga berhasil merebut pulau tersebut.*

                                                                                                                                                    (5 Juli 2012)

    Selengkapnya.
    • 1502 pengunjung
    • 2161 hits
    • 22 02 2016

    Kalau kita berjalan danterus melangkah memperjuangkan kebenaran yang hendak diraih, maka satu-satunya peluang adalah terus melangkah dan menaklukkan apapun yang yang ada di hadapan kita. Bila ada jalan buntu, maka pilihannya hanya : 1) menerima apa adanya dan menyerah; serta 2) berpikira dan mengerahkan segala upaya menerobos dan menemukan jalan baru untuk menggapai tujuan. Apalagi, keadaan-keadaan mendesak justru menjadi kjreativitas dan motivasi untuk meraihnya, “Never give up” (tak pernah menyerah). Toh, kita berada pada posisi “the point of no return”. Maka, “Don‘t Stop, Komandan!”*

     

                                                                                                                                                    (5 Juli 2012)

    Selengkapnya.
    • 1583 pengunjung
    • 2303 hits
    • 22 02 2016

    Teman adalah jimat dan obat mujarab serta mampu menyembuhkan berbagai penyakit. Untuk itu, kita semua wajib menjaga pertemanan dan sebisa mungkin jangan dikecewakan. Toh, teman menjadi solusi terbaik kalau kita stress, teman adalah penasihat dan penular kebaikan, teman juga memberi dukungan saat kita susah dan membutuhkan pertolongan, teman bahkan menjauhkan kita dari masalah dan depresi. Bahkan, temanlah yang memperkuat dan mendukung semua cita-cita dan harapan kita. Makanya, mari kita perbanyak teman. Jaga sikap kita untuk keutuhan pertemanan. Kembangkan sikap mau membantu, antusias, berjiwa besar, dan selalu terbuka untuk saling memberi. Mari kita tidak saling mengecewakan teman. Dan kamu temanku, saya temanmu!*     

     

                                                                                                                                                                    (14 Juli 2012)

    Selengkapnya.

menu lainnya