website resmi pemerintah provinsi sulawesi selatan http://sulselprov.go.id

Berhenti Sejenak!

  • 1545 pengunjung
  • 1731 hits
  • 12 Apr 2016

Perhatikan  dengan siapa kamu akrab sekarang? Kalau kamu akrab dengan maling, koruptor maka mungkin saja kau sudah mulai jadi maling dan koruptor! Kalau kau akrab dengan penjudi, jangan-jangan kau sudah ikut merasakan nikmatnya hasil judi!

Kalau kau akrab  orang yang senang olahraga, suka beramal, halus budi bahasanya, sayang anak-anak, istri dan orang tuanya maka saya pastikan kau terjangkit perilaku yang sama.

Kalau begitu, waspadalah! Pergaulanmu yang akrab akan membentukmu dan akan menjerumuskanmu. Jaga dengan siapa kau akrab. Stop sekarang yang akan membahayakanmu! Hindari dia yang nakal itu! Jaga ki kehormatanmu. Jaga ki tawwa pimpinan dan temanmu yang baik itu. Mari kita saling menuntun pada kebaikan dan dihormati di mata orang banyak. Mari kita saling menasehati pada kebaikan. Sudahkah kita beramal, menyumbang rumah ibadah, bersedekah dan menggembirakan keluarga, orang tua, orang miskin dan lain-lain? Maafkan kesalahan orang lain pada kita. Harus itu …. dan sekarang juga. Salamakki.                                                                                                  

Jakarta-Makassar, 5 Juli 2015

Terkait

    • 1656 pengunjung
    • 2264 hits
    • 22 02 2016

    Seorang panglima perang yang tangguh mengajak seluruh anak buahnya untuk merebut pulau. Setelah seluruh perahu bersandar di pantai pulau yang akan direbut, dia kemudian memerintahkan untuk membakar semua perahu yang ada di pantai “Don’t look back”-teriaknya itulah makna “the point of no return,” titik dimana tidak ada lagi kesempatan untuk kembali. Tekad itu merupakan suatu upaya menghadirkan keberanian karena meyakini kebenaran dan berjuang tanpa kata menyerah. Makanya, “don’t stop!” hingga berhasil merebut pulau tersebut.*

                                                                                                                                                    (5 Juli 2012)

    Selengkapnya.
    • 1593 pengunjung
    • 2163 hits
    • 22 02 2016

    Kalau kita berjalan danterus melangkah memperjuangkan kebenaran yang hendak diraih, maka satu-satunya peluang adalah terus melangkah dan menaklukkan apapun yang yang ada di hadapan kita. Bila ada jalan buntu, maka pilihannya hanya : 1) menerima apa adanya dan menyerah; serta 2) berpikira dan mengerahkan segala upaya menerobos dan menemukan jalan baru untuk menggapai tujuan. Apalagi, keadaan-keadaan mendesak justru menjadi kjreativitas dan motivasi untuk meraihnya, “Never give up” (tak pernah menyerah). Toh, kita berada pada posisi “the point of no return”. Maka, “Don‘t Stop, Komandan!”*

     

                                                                                                                                                    (5 Juli 2012)

    Selengkapnya.
    • 1697 pengunjung
    • 2310 hits
    • 22 02 2016

    Teman adalah jimat dan obat mujarab serta mampu menyembuhkan berbagai penyakit. Untuk itu, kita semua wajib menjaga pertemanan dan sebisa mungkin jangan dikecewakan. Toh, teman menjadi solusi terbaik kalau kita stress, teman adalah penasihat dan penular kebaikan, teman juga memberi dukungan saat kita susah dan membutuhkan pertolongan, teman bahkan menjauhkan kita dari masalah dan depresi. Bahkan, temanlah yang memperkuat dan mendukung semua cita-cita dan harapan kita. Makanya, mari kita perbanyak teman. Jaga sikap kita untuk keutuhan pertemanan. Kembangkan sikap mau membantu, antusias, berjiwa besar, dan selalu terbuka untuk saling memberi. Mari kita tidak saling mengecewakan teman. Dan kamu temanku, saya temanmu!*     

     

                                                                                                                                                                    (14 Juli 2012)

    Selengkapnya.

menu lainnya