website resmi pemerintah provinsi sulawesi selatan http://sulselprov.go.id

Fokus ke Positif

  • 1545 pengunjung
  • 2146 hits
  • 22 Feb 2016

Fokus pada yang positif! Misalnya saja, kalau ada siang maka ada malam, dan besok matahari pagi bersinar lagi alias siang malam pasti berganti. Demikianlah hidup, ada masa kita tertawa dan tersenyum penuh kegembiraan tetapi ada saat kesedihan dan air mata harus berlinang menembus duka dan kecewa. Bila begitu, patut disimak nasihat orang tua kita bahwa kalau gembira jangan lupa diri untuk bersyukur dan tahu pula berterima kasih, tetapi kalau lagi dirundung nestapa dan sakit maka berdzikir dan sabar  karena di balik musibah dan kegagalan pasti ada hikmah yang berguna untuk menjadi pelajaran berharga kecuali kamu tidak mencarinya.

Makanya, mari kita songsong hari esok dengan optimisme dan fokus ke hal-hal yang positif karena pasti akan lebih bermanfaat daripada harus sedih dan kecewa. Lagipula, berfikir dan menyesali kegagalan dan kesedihan pasti membuat jiwa kita makin tertekan. Malah, bisa berujung sakit dan tidak maksimal dalam bekerja. Demikian pula halnya khawatir dan cemas berlebihan terhadap kemungkinan yang belum terjadi, karena itu adalah kesalahan, pasalnya, hal yang belum terjadi pasti saja belum ada kata pasti akan solusi apa yang tepat untuk memecahkannya.

Yang terpenting adalah pahami realita yang ada saat ini. Ukur sejauh mana realitas-realitas itu akan menghantam dan menghempas kita. Buatlah alternatif-alternatif pemecahan. Jika analisa kita tepat maka solusi yang kita siapkan pastilah tepat. Paling tidak dapat meminimalisasi dampak dan risiko yang terburuk. Dan patut diingat, tidak ada hari tanpa tantangan. Makanya  hadapi tantangan itu, cari jalan keluarnya dan jangan dihindari!*

 

                                                                                                                                                (7 September 2012)

Terkait

    • 1597 pengunjung
    • 2261 hits
    • 22 02 2016

    Seorang panglima perang yang tangguh mengajak seluruh anak buahnya untuk merebut pulau. Setelah seluruh perahu bersandar di pantai pulau yang akan direbut, dia kemudian memerintahkan untuk membakar semua perahu yang ada di pantai “Don’t look back”-teriaknya itulah makna “the point of no return,” titik dimana tidak ada lagi kesempatan untuk kembali. Tekad itu merupakan suatu upaya menghadirkan keberanian karena meyakini kebenaran dan berjuang tanpa kata menyerah. Makanya, “don’t stop!” hingga berhasil merebut pulau tersebut.*

                                                                                                                                                    (5 Juli 2012)

    Selengkapnya.
    • 1540 pengunjung
    • 2162 hits
    • 22 02 2016

    Kalau kita berjalan danterus melangkah memperjuangkan kebenaran yang hendak diraih, maka satu-satunya peluang adalah terus melangkah dan menaklukkan apapun yang yang ada di hadapan kita. Bila ada jalan buntu, maka pilihannya hanya : 1) menerima apa adanya dan menyerah; serta 2) berpikira dan mengerahkan segala upaya menerobos dan menemukan jalan baru untuk menggapai tujuan. Apalagi, keadaan-keadaan mendesak justru menjadi kjreativitas dan motivasi untuk meraihnya, “Never give up” (tak pernah menyerah). Toh, kita berada pada posisi “the point of no return”. Maka, “Don‘t Stop, Komandan!”*

     

                                                                                                                                                    (5 Juli 2012)

    Selengkapnya.
    • 1634 pengunjung
    • 2304 hits
    • 22 02 2016

    Teman adalah jimat dan obat mujarab serta mampu menyembuhkan berbagai penyakit. Untuk itu, kita semua wajib menjaga pertemanan dan sebisa mungkin jangan dikecewakan. Toh, teman menjadi solusi terbaik kalau kita stress, teman adalah penasihat dan penular kebaikan, teman juga memberi dukungan saat kita susah dan membutuhkan pertolongan, teman bahkan menjauhkan kita dari masalah dan depresi. Bahkan, temanlah yang memperkuat dan mendukung semua cita-cita dan harapan kita. Makanya, mari kita perbanyak teman. Jaga sikap kita untuk keutuhan pertemanan. Kembangkan sikap mau membantu, antusias, berjiwa besar, dan selalu terbuka untuk saling memberi. Mari kita tidak saling mengecewakan teman. Dan kamu temanku, saya temanmu!*     

     

                                                                                                                                                                    (14 Juli 2012)

    Selengkapnya.

menu lainnya