website resmi pemerintah provinsi sulawesi selatan http://sulselprov.go.id

Indonesia, Aku Mencintaimu

  • 1640 pengunjung
  • 3468 hits
  • 24 Feb 2016

UNTUK kau yang masih kusukai. Saat gairahku mulai memuncak tak terbendung karena cintaku yang sudah mulai menyatu dengan darahku, maka saat ini aku mau tahu: kaukah benderaku yang menggodaku? Kaukah bagian dari jiwa, semangat, dan masa depanku? Kaukah bagian dari langit cerah pelindungku? Kaukah biru laut samuderakumyang memendang kekuatan yang tak terkira? Kaukah air yang tak putus dari sungai yang beribu muara? Kaukah itu yang hijau dan sejuknya gunungku yang tinggi?

            Kau indah. Kau kaya, tanah airku. Kau merah darah dagingku, kau putih benih dari jiwaku yang suci. Janganlah kau pergi jauh meninggalkanku.dan,aku rela mengawalmu indonesiaku.indonesiamu indonesia kita. Saat ini, tekadku hanya memenangkan engkau dengan rakyat yang besok harus lebih damai, lebih maju, lebih sejahtera dan bermartabat, karena kau indonesiaku yang tak boleh kalah dan harus terus maju!

            Seperti pula kata orang-orang bijak bahwa “jangan bertanya apa yang negara berikan padamu, tetapi bertanyalah apa yang telah kau berikan pada negara...”, segala gaiarah dan cintaku padamu adalah bagian dari penyerahan diri pada bangsa dan negara untuk memberikan yang terbaik.

 

(Solo-Yogyakarta, 27 November 2013)

Terkait

    • 1704 pengunjung
    • 2275 hits
    • 22 02 2016

    Seorang panglima perang yang tangguh mengajak seluruh anak buahnya untuk merebut pulau. Setelah seluruh perahu bersandar di pantai pulau yang akan direbut, dia kemudian memerintahkan untuk membakar semua perahu yang ada di pantai “Don’t look back”-teriaknya itulah makna “the point of no return,” titik dimana tidak ada lagi kesempatan untuk kembali. Tekad itu merupakan suatu upaya menghadirkan keberanian karena meyakini kebenaran dan berjuang tanpa kata menyerah. Makanya, “don’t stop!” hingga berhasil merebut pulau tersebut.*

                                                                                                                                                    (5 Juli 2012)

    Selengkapnya.
    • 1623 pengunjung
    • 2175 hits
    • 22 02 2016

    Kalau kita berjalan danterus melangkah memperjuangkan kebenaran yang hendak diraih, maka satu-satunya peluang adalah terus melangkah dan menaklukkan apapun yang yang ada di hadapan kita. Bila ada jalan buntu, maka pilihannya hanya : 1) menerima apa adanya dan menyerah; serta 2) berpikira dan mengerahkan segala upaya menerobos dan menemukan jalan baru untuk menggapai tujuan. Apalagi, keadaan-keadaan mendesak justru menjadi kjreativitas dan motivasi untuk meraihnya, “Never give up” (tak pernah menyerah). Toh, kita berada pada posisi “the point of no return”. Maka, “Don‘t Stop, Komandan!”*

     

                                                                                                                                                    (5 Juli 2012)

    Selengkapnya.
    • 1748 pengunjung
    • 2329 hits
    • 22 02 2016

    Teman adalah jimat dan obat mujarab serta mampu menyembuhkan berbagai penyakit. Untuk itu, kita semua wajib menjaga pertemanan dan sebisa mungkin jangan dikecewakan. Toh, teman menjadi solusi terbaik kalau kita stress, teman adalah penasihat dan penular kebaikan, teman juga memberi dukungan saat kita susah dan membutuhkan pertolongan, teman bahkan menjauhkan kita dari masalah dan depresi. Bahkan, temanlah yang memperkuat dan mendukung semua cita-cita dan harapan kita. Makanya, mari kita perbanyak teman. Jaga sikap kita untuk keutuhan pertemanan. Kembangkan sikap mau membantu, antusias, berjiwa besar, dan selalu terbuka untuk saling memberi. Mari kita tidak saling mengecewakan teman. Dan kamu temanku, saya temanmu!*     

     

                                                                                                                                                                    (14 Juli 2012)

    Selengkapnya.

menu lainnya