Jangan diam pada lorong buntu

  • 1137 Pengunjung
  • 1860 hits
  • 24 Feb 2016

PENCAPAIAN yang baik dan berhasil, pasti dari proses niat yang baik, kemauan yang kuat, pikiran dan hati yang positif. Oleh karena itu, mari semua mulai dengan kata: baik...baik...baik...dan postif! Kita kemudian berupaya agar tidak mencelakakan orang lai, tidak pernah terlintas dalam niatan menghancurkan orang lain.

      Kalau ada yang kamu rasa sulit dan berat dalam menghadapi tantangan dan memecahkan masalah, maka carilah mentor. Sebab, selalu saja ada mentor baik dan andal di sekelilingmu. Dan mentor yang baik, akan ikut memperbaiki kepemimpinan, sikapmu, dan cara kerjamu. Jangan sok hebat dan sok mampu sendiri, sebab jika salah dan gagal, itu pasti karena ego hebat dan kebodohanmu. Bila, kamu orang hebat maka pasti tidak mencari kambing hitam dari kegagalanmu.

      Meminta pendapat dan pandangan orang lain, menunjukkan sikapmu yang bijaksana. Kamu adalah orang rendah hati, dan pasti banyak teman yang akan setia bersamamu. Lagipula, belajar menghargai orang lain dan tidak zalim dan sewenang-wenang, pasti menjadi orang yang Allah jaga hidupnya. Percayalah!

      Untuk itulah, kita tidak boleh diam pada lorong buntu nan genap. Toh, jika kita memulai segalanya dengan niat baik, maka kita akan selalu mendapatkan jalan keluar. Yang pasti, usahakan keluar dan jangan diam dalam lorong gelap apalagi buntu itu.

 

                                                                              (Makassar-Manado, 26 Agustus 2014)

 

syl way

menu lainnya

Daerah Wisata

Komoditas Unggulan

keyboard_arrow_up