website resmi pemerintah provinsi sulawesi selatan http://sulselprov.go.id

Ketulusan Bersahabat

  • 1664 pengunjung
  • 2094 hits
  • 24 Feb 2016

BOLEHKAH  aku jadi sahabatmu ? Persahabatan adalah jalinan pertemanan yang akrab anatara kita dan orang lain. Kalau ada pershabatan , pastilah ada kepedulian anatara kita, kepedulian satu dengan yang lainnya. Di dalam persahabatan , kata kebersamaan pasti menjadi pengikatnya. Kalau kita sudah saling membohongi , egois dan mementingkan diri senidri , itu tandanya kita tidak bersahabat lagi.

Bisa jadi, kita saling mengenal tetapi bukan sahabat lagi. Kalaulah begitu, salah satu sifat pemimpin adalah sekaligus menjadi sahabat bagi anak buahnya,bukan orang lain yang jjauh dari stafnya dan gila hormat ,elites, da cenderung sombong dan birokratis,serta sok pintar.

            Pemimpin itu adalah sahabat yang artinya , teionganya dia sediakan mendengar, hatinya selalu  terbuka dan mau memahami keadaan ,serta tangannya yang mau menolong. Itu artinya,kalau mau jadi pemimpin yang baik maka haruslah mau menjadi sahabat yang baik, sehingga apa yang dia dengar dari telinganya, bisa masuk dihatinya, lalu mau menggerakkan tangannya untuk membantu orang lain denagn segala ketulusan dan ikhlas.

Apakah kamu emimpn atau anka buah yang sekaligus bisa dikatakan sahabat? Bisa iya, bisa tidak kan? Pasalnya, banyak yang suka jadi sahabat hanya karna ad maunya,ad akepentingannya, ada juga karena  curiganya terlalu tiinggi.ada pula sekedar berteman karena merasa sering di tipu maka ogah lagi bersahabat , membuat persahabatannya tidak tulus.

Seperti apakah sahabat atau teman yang kamu inginkan? Sahabat bagaiakan harimau? Sahabat bagaikan kelinci? Yang pasti, kita tentulah menginginkan sahabat yang tulus dan bijak , danmau mengingatkan jika kita salah arah.

 

(Plopo , 3 Juli 2014)

 

 

Terkait

    • 1705 pengunjung
    • 2275 hits
    • 22 02 2016

    Seorang panglima perang yang tangguh mengajak seluruh anak buahnya untuk merebut pulau. Setelah seluruh perahu bersandar di pantai pulau yang akan direbut, dia kemudian memerintahkan untuk membakar semua perahu yang ada di pantai “Don’t look back”-teriaknya itulah makna “the point of no return,” titik dimana tidak ada lagi kesempatan untuk kembali. Tekad itu merupakan suatu upaya menghadirkan keberanian karena meyakini kebenaran dan berjuang tanpa kata menyerah. Makanya, “don’t stop!” hingga berhasil merebut pulau tersebut.*

                                                                                                                                                    (5 Juli 2012)

    Selengkapnya.
    • 1624 pengunjung
    • 2175 hits
    • 22 02 2016

    Kalau kita berjalan danterus melangkah memperjuangkan kebenaran yang hendak diraih, maka satu-satunya peluang adalah terus melangkah dan menaklukkan apapun yang yang ada di hadapan kita. Bila ada jalan buntu, maka pilihannya hanya : 1) menerima apa adanya dan menyerah; serta 2) berpikira dan mengerahkan segala upaya menerobos dan menemukan jalan baru untuk menggapai tujuan. Apalagi, keadaan-keadaan mendesak justru menjadi kjreativitas dan motivasi untuk meraihnya, “Never give up” (tak pernah menyerah). Toh, kita berada pada posisi “the point of no return”. Maka, “Don‘t Stop, Komandan!”*

     

                                                                                                                                                    (5 Juli 2012)

    Selengkapnya.
    • 1749 pengunjung
    • 2329 hits
    • 22 02 2016

    Teman adalah jimat dan obat mujarab serta mampu menyembuhkan berbagai penyakit. Untuk itu, kita semua wajib menjaga pertemanan dan sebisa mungkin jangan dikecewakan. Toh, teman menjadi solusi terbaik kalau kita stress, teman adalah penasihat dan penular kebaikan, teman juga memberi dukungan saat kita susah dan membutuhkan pertolongan, teman bahkan menjauhkan kita dari masalah dan depresi. Bahkan, temanlah yang memperkuat dan mendukung semua cita-cita dan harapan kita. Makanya, mari kita perbanyak teman. Jaga sikap kita untuk keutuhan pertemanan. Kembangkan sikap mau membantu, antusias, berjiwa besar, dan selalu terbuka untuk saling memberi. Mari kita tidak saling mengecewakan teman. Dan kamu temanku, saya temanmu!*     

     

                                                                                                                                                                    (14 Juli 2012)

    Selengkapnya.

menu lainnya