website resmi pemerintah provinsi sulawesi selatan http://sulselprov.go.id

Menemukan Solusi Cadangan

  • 1408 pengunjung
  • 1918 hits
  • 23 Feb 2016

Kondisi macet parah di jalanan bisa menjadi biang kerok gagalnya beragam rencana kegiatan. Semua jadi berantakan! Dan, itulah gambaran keseharian yang bisa saja dihadapi setiap orang di banyak kota besar.

Bisa dibayangkan kalau kita ada pertemuan penting yang menentukan atau janji ketemu khalayak, tetapi kita terjebak kemacetan total di jalanan. Apakah kita harus membatalkan pertemuan? Tentu saja tidak! Kalau baru saja macet kita sudah menyerah, apa kata dunia?

Bila kita terjebak macet, ada baiknya kita mencari informasi tentang jalur lain yang tersedia karena hanya dengan menemukan jalur alternatif, kita akan tetap bisa sampai di tujuan. Walau, tidak ada jaminan akan sampai tepat waktu karena menempuh jalur baru. Kalaulah begitu, pilihan jalur alternatif mestilah dibarengi cara bertindak alternatif dalam setiap langkah.

Untuk mencapai tujuan, memang mutlak jalan dan tindakan alternatif disiapkan karena jalur alternatif akan berfungsi agar sebuah permasalahan dapat tersolusikan walaupun tidak dengan cara utama, biasanya jalur alternatif terpaksa lebih panjang dan memakan waktu, tetapi hal ini dibutuhkan agar kita dapat terjamin sampai pada tujuan.

Kalaulah di depan kita sudah tergambar kemacetan, lebih baik jangan ambil risiko. Siapkan jalur alternatif sebab hal itu juga merupakan gambaran sikap, kecerdasan serta kepemimpinan kita. Yang jelas, semua orang – khususnya pemimpin – mestilah mengantisipasi dan menemukan jalan keluar dari masalah yang pasti ada dalam kehidupan kita. Toh, perjalanan dapat dipastikan tidak selalu mulus, pasti ada tantangan dan kemacetan yang sewaktu-waktu menghadang kita. Makanya, mari kita siapkan alternatif terbaik sebagai solusi cadangan kita!

@Makassar,4 Agustus 2013

Terkait

    • 1555 pengunjung
    • 2258 hits
    • 22 02 2016

    Seorang panglima perang yang tangguh mengajak seluruh anak buahnya untuk merebut pulau. Setelah seluruh perahu bersandar di pantai pulau yang akan direbut, dia kemudian memerintahkan untuk membakar semua perahu yang ada di pantai “Don’t look back”-teriaknya itulah makna “the point of no return,” titik dimana tidak ada lagi kesempatan untuk kembali. Tekad itu merupakan suatu upaya menghadirkan keberanian karena meyakini kebenaran dan berjuang tanpa kata menyerah. Makanya, “don’t stop!” hingga berhasil merebut pulau tersebut.*

                                                                                                                                                    (5 Juli 2012)

    Selengkapnya.
    • 1504 pengunjung
    • 2161 hits
    • 22 02 2016

    Kalau kita berjalan danterus melangkah memperjuangkan kebenaran yang hendak diraih, maka satu-satunya peluang adalah terus melangkah dan menaklukkan apapun yang yang ada di hadapan kita. Bila ada jalan buntu, maka pilihannya hanya : 1) menerima apa adanya dan menyerah; serta 2) berpikira dan mengerahkan segala upaya menerobos dan menemukan jalan baru untuk menggapai tujuan. Apalagi, keadaan-keadaan mendesak justru menjadi kjreativitas dan motivasi untuk meraihnya, “Never give up” (tak pernah menyerah). Toh, kita berada pada posisi “the point of no return”. Maka, “Don‘t Stop, Komandan!”*

     

                                                                                                                                                    (5 Juli 2012)

    Selengkapnya.
    • 1588 pengunjung
    • 2303 hits
    • 22 02 2016

    Teman adalah jimat dan obat mujarab serta mampu menyembuhkan berbagai penyakit. Untuk itu, kita semua wajib menjaga pertemanan dan sebisa mungkin jangan dikecewakan. Toh, teman menjadi solusi terbaik kalau kita stress, teman adalah penasihat dan penular kebaikan, teman juga memberi dukungan saat kita susah dan membutuhkan pertolongan, teman bahkan menjauhkan kita dari masalah dan depresi. Bahkan, temanlah yang memperkuat dan mendukung semua cita-cita dan harapan kita. Makanya, mari kita perbanyak teman. Jaga sikap kita untuk keutuhan pertemanan. Kembangkan sikap mau membantu, antusias, berjiwa besar, dan selalu terbuka untuk saling memberi. Mari kita tidak saling mengecewakan teman. Dan kamu temanku, saya temanmu!*     

     

                                                                                                                                                                    (14 Juli 2012)

    Selengkapnya.

menu lainnya