website resmi pemerintah provinsi sulawesi selatan http://sulselprov.go.id

Mengukur Kebahagiaan

  • 1366 pengunjung
  • 1880 hits
  • 23 Feb 2016

Memang sangat sulit mengukur kebahagiaan, Tidak matematis, Kualitatif, padahal itu sangat penting bagi kita, khusus kalau kita pejabat karena muara segala urusan, pekerjaan, karier, dan bisnis termasuk ibadah adalah kebahagiaan.

Adakah orang yang tidak mencari kebahagiaan? Kayaknya tidak ada! Masalahnya, manusia bukan hanya makhluk rasional tetapi juga emosional. Apalagi, persepsi tentang kebahagiaan juga berubah-ubah dan dipengaruhi situasi sesaat. Oleh karena itu, pemahaman dasar kebahagiaan sangat perlu agar tidak terjebak ambisi dan salah berburu kebahagiaan.

Misalnya saja, kalau kita lagi bad mood, bete, stres, atau sakit gigi, maka yang indah dan baik itu bisa dipersepsi salah. Makanya, jagalah diri jika lagi bad mood untuk tidak mengorbankan kebahagiaan dasar yang biasanya kita miliki. Yang pasti, kebahagiaan yang dapat terukur adalah tingkatan kita untuk bisa mensyukuri nikmat Ilahi.

                                                                                                @Perumahan BPH, 29 Maret 2013

Terkait

    • 1369 pengunjung
    • 2142 hits
    • 22 02 2016

    Seorang panglima perang yang tangguh mengajak seluruh anak buahnya untuk merebut pulau. Setelah seluruh perahu bersandar di pantai pulau yang akan direbut, dia kemudian memerintahkan untuk membakar semua perahu yang ada di pantai “Don’t look back”-teriaknya itulah makna “the point of no return,” titik dimana tidak ada lagi kesempatan untuk kembali. Tekad itu merupakan suatu upaya menghadirkan keberanian karena meyakini kebenaran dan berjuang tanpa kata menyerah. Makanya, “don’t stop!” hingga berhasil merebut pulau tersebut.*

                                                                                                                                                    (5 Juli 2012)

    Selengkapnya.
    • 1327 pengunjung
    • 2043 hits
    • 22 02 2016

    Kalau kita berjalan danterus melangkah memperjuangkan kebenaran yang hendak diraih, maka satu-satunya peluang adalah terus melangkah dan menaklukkan apapun yang yang ada di hadapan kita. Bila ada jalan buntu, maka pilihannya hanya : 1) menerima apa adanya dan menyerah; serta 2) berpikira dan mengerahkan segala upaya menerobos dan menemukan jalan baru untuk menggapai tujuan. Apalagi, keadaan-keadaan mendesak justru menjadi kjreativitas dan motivasi untuk meraihnya, “Never give up” (tak pernah menyerah). Toh, kita berada pada posisi “the point of no return”. Maka, “Don‘t Stop, Komandan!”*

     

                                                                                                                                                    (5 Juli 2012)

    Selengkapnya.
    • 1392 pengunjung
    • 2185 hits
    • 22 02 2016

    Teman adalah jimat dan obat mujarab serta mampu menyembuhkan berbagai penyakit. Untuk itu, kita semua wajib menjaga pertemanan dan sebisa mungkin jangan dikecewakan. Toh, teman menjadi solusi terbaik kalau kita stress, teman adalah penasihat dan penular kebaikan, teman juga memberi dukungan saat kita susah dan membutuhkan pertolongan, teman bahkan menjauhkan kita dari masalah dan depresi. Bahkan, temanlah yang memperkuat dan mendukung semua cita-cita dan harapan kita. Makanya, mari kita perbanyak teman. Jaga sikap kita untuk keutuhan pertemanan. Kembangkan sikap mau membantu, antusias, berjiwa besar, dan selalu terbuka untuk saling memberi. Mari kita tidak saling mengecewakan teman. Dan kamu temanku, saya temanmu!*     

     

                                                                                                                                                                    (14 Juli 2012)

    Selengkapnya.

menu lainnya