website resmi pemerintah provinsi sulawesi selatan http://sulselprov.go.id

Menyadari Rahmat Ilahi

  • 1478 pengunjung
  • 2009 hits
  • 24 Feb 2016

BILA kita berkontemplasi, maka tentulah beragam pertanyaan berlairan di benak. Kita kemudian butuh jawaban dari pertanyaan yang terasa gampang hingga sulit. Setidaknya, kita menemukan jawaban dari serentetan masalah yang ada sekitar kita agar hidup kian bermakna.

            Jawablah pertanyaan ini! Apakah kamu masih punya  yang sehat? Bila iya, jangan sampai manfaatnya hanya sedikit untuk membantu keluarga dan berbuat kebaikan pada semua orang. Apakah kamu masih punya makanan, tempat tinggal, keluarga dan teman hari ini? Bila iya, kamu memiliki modal kebahagiaan dan kegembiraan – ini harus kamu bisa jaga, sebab ini berarti bahwa termasuk orang berada.

            Masihkah pikiran kita cerdas dan waras? Masihkah mata kita normal serta telingah mendengar? Kalaulah semua rahmat dan kebahagiaan yang Tuhan berikan pada kita itu luar biasa. Untuk itula, kita tidak boleh mempersulit diri dengan hanya diam tanpa mengejar peluang dan kesempatan untuk berbuat baik padq orang lain dan alam karena bagian dari menjaga apa yang telah dapatkan hari ini.

            Kita harus lebih kerja keras lagi dan bertanggung jawab pada tugas.harus ada keberhasilan sekecil apapun yang kita  harus raih dan wujudkan .

Harus ada rahmat kebaikan yang kita taburkan pada orang lain. Kit aharus ikut memajukan bangsa dan negara – minimal hari ini dan selanjutnya kita makin arif ,n\baik hati , jujur makin peduli kepada kehidupan yang harmonis di sekitar kita, makin sayang pada pasangan hidup dan anak-anak.

 

(Makassar-Pindrang,6 Mey 2014)

 

Terkait

    • 1591 pengunjung
    • 2261 hits
    • 22 02 2016

    Seorang panglima perang yang tangguh mengajak seluruh anak buahnya untuk merebut pulau. Setelah seluruh perahu bersandar di pantai pulau yang akan direbut, dia kemudian memerintahkan untuk membakar semua perahu yang ada di pantai “Don’t look back”-teriaknya itulah makna “the point of no return,” titik dimana tidak ada lagi kesempatan untuk kembali. Tekad itu merupakan suatu upaya menghadirkan keberanian karena meyakini kebenaran dan berjuang tanpa kata menyerah. Makanya, “don’t stop!” hingga berhasil merebut pulau tersebut.*

                                                                                                                                                    (5 Juli 2012)

    Selengkapnya.
    • 1537 pengunjung
    • 2162 hits
    • 22 02 2016

    Kalau kita berjalan danterus melangkah memperjuangkan kebenaran yang hendak diraih, maka satu-satunya peluang adalah terus melangkah dan menaklukkan apapun yang yang ada di hadapan kita. Bila ada jalan buntu, maka pilihannya hanya : 1) menerima apa adanya dan menyerah; serta 2) berpikira dan mengerahkan segala upaya menerobos dan menemukan jalan baru untuk menggapai tujuan. Apalagi, keadaan-keadaan mendesak justru menjadi kjreativitas dan motivasi untuk meraihnya, “Never give up” (tak pernah menyerah). Toh, kita berada pada posisi “the point of no return”. Maka, “Don‘t Stop, Komandan!”*

     

                                                                                                                                                    (5 Juli 2012)

    Selengkapnya.
    • 1630 pengunjung
    • 2304 hits
    • 22 02 2016

    Teman adalah jimat dan obat mujarab serta mampu menyembuhkan berbagai penyakit. Untuk itu, kita semua wajib menjaga pertemanan dan sebisa mungkin jangan dikecewakan. Toh, teman menjadi solusi terbaik kalau kita stress, teman adalah penasihat dan penular kebaikan, teman juga memberi dukungan saat kita susah dan membutuhkan pertolongan, teman bahkan menjauhkan kita dari masalah dan depresi. Bahkan, temanlah yang memperkuat dan mendukung semua cita-cita dan harapan kita. Makanya, mari kita perbanyak teman. Jaga sikap kita untuk keutuhan pertemanan. Kembangkan sikap mau membantu, antusias, berjiwa besar, dan selalu terbuka untuk saling memberi. Mari kita tidak saling mengecewakan teman. Dan kamu temanku, saya temanmu!*     

     

                                                                                                                                                                    (14 Juli 2012)

    Selengkapnya.

menu lainnya