website resmi pemerintah provinsi sulawesi selatan http://sulselprov.go.id

Momentum Keberanian, Risiko, dan HUT

  • 1174 pengunjung
  • 1629 hits
  • 11 Apr 2016

Berani mengambil risiko adalah kunci sukses, namun tidak sekedar ambil risiko tapi harus ada strategi yang dipersiapkan kalau ada risiko terjadi.

Mengambil risiko tanpa strategi sama dengan bunuh diri. Namun jangan terlalu lama mempersiapkan strategi dan memikirkannya, karena itu membuat peluangnya jadi terbang bahkan diambil orang dan salah-salah kamu tidak melangkah.

Ingat ketika kamu diam dan tidak melakukan apa-apa, orang lain akan mengambil peluang dan keberuntunganmu dengan kata lain keberuntungan itu berpihak pada orang yang bergerak. Don’t stop!.  Pergerakanlah yang mendekatkan keberuntungan.

Keberuntungan sering kali hilang dan menjauh saat momentumnya ada tapi terlewatkan. Contohnya truk yang sudah bergerak jangan berhenti lagi karena kalau akan bergerak lagi, tentu akan sangat berat. Kalau begitu pandai-pandailah memanfaatkan momentum. Bagaimana memaknai dan menciptakan momentum itu?

  1. Peka dan peduli situasi. Kalau sudah saatnya segera tancap gas, jangan tunggu!
  2. Tunda penghalang, comfort zone atau kenyamanan bersama keluarga – piknik dan kesenangan lainnya – harus ditunda kalau momentumnya sudah ada. Contohnya pukul 04.00 subuh harus bangun, tinggalkan Osaka demi penandatanganan MoU di Tokyo. Hilanglah HUT.
  3. Termasuk rasa puas akan hasil saat ini janganlah pernah ada, karena yang belum dicapai  pasti masih banyak yang orang lain dan rakyat harapan pasti lebih besar dan banyak.
  4. Terus serius dan antusias pada tugas dan profesionalisme, makin perbaiki relasimu dengan semua orang.

 Osaka-Jakarta, 13 Maret 2015

 

Terkait

    • 1369 pengunjung
    • 2142 hits
    • 22 02 2016

    Seorang panglima perang yang tangguh mengajak seluruh anak buahnya untuk merebut pulau. Setelah seluruh perahu bersandar di pantai pulau yang akan direbut, dia kemudian memerintahkan untuk membakar semua perahu yang ada di pantai “Don’t look back”-teriaknya itulah makna “the point of no return,” titik dimana tidak ada lagi kesempatan untuk kembali. Tekad itu merupakan suatu upaya menghadirkan keberanian karena meyakini kebenaran dan berjuang tanpa kata menyerah. Makanya, “don’t stop!” hingga berhasil merebut pulau tersebut.*

                                                                                                                                                    (5 Juli 2012)

    Selengkapnya.
    • 1327 pengunjung
    • 2043 hits
    • 22 02 2016

    Kalau kita berjalan danterus melangkah memperjuangkan kebenaran yang hendak diraih, maka satu-satunya peluang adalah terus melangkah dan menaklukkan apapun yang yang ada di hadapan kita. Bila ada jalan buntu, maka pilihannya hanya : 1) menerima apa adanya dan menyerah; serta 2) berpikira dan mengerahkan segala upaya menerobos dan menemukan jalan baru untuk menggapai tujuan. Apalagi, keadaan-keadaan mendesak justru menjadi kjreativitas dan motivasi untuk meraihnya, “Never give up” (tak pernah menyerah). Toh, kita berada pada posisi “the point of no return”. Maka, “Don‘t Stop, Komandan!”*

     

                                                                                                                                                    (5 Juli 2012)

    Selengkapnya.
    • 1392 pengunjung
    • 2185 hits
    • 22 02 2016

    Teman adalah jimat dan obat mujarab serta mampu menyembuhkan berbagai penyakit. Untuk itu, kita semua wajib menjaga pertemanan dan sebisa mungkin jangan dikecewakan. Toh, teman menjadi solusi terbaik kalau kita stress, teman adalah penasihat dan penular kebaikan, teman juga memberi dukungan saat kita susah dan membutuhkan pertolongan, teman bahkan menjauhkan kita dari masalah dan depresi. Bahkan, temanlah yang memperkuat dan mendukung semua cita-cita dan harapan kita. Makanya, mari kita perbanyak teman. Jaga sikap kita untuk keutuhan pertemanan. Kembangkan sikap mau membantu, antusias, berjiwa besar, dan selalu terbuka untuk saling memberi. Mari kita tidak saling mengecewakan teman. Dan kamu temanku, saya temanmu!*     

     

                                                                                                                                                                    (14 Juli 2012)

    Selengkapnya.

menu lainnya