website resmi pemerintah provinsi sulawesi selatan http://sulselprov.go.id

Muliakan Kata-kata

  • 1627 pengunjung
  • 2168 hits
  • 23 Feb 2016

Kata-kata memang mudah diucapkan, karena lidah itu tak bertulang, akan tetapi yang benar adalah perkataan biasanya adalah cermin hati dan cermin pikiran! Oleh karena itu, jagalah per“kata”an kita, sebab kapan kata itu keluar maka itu sudah milik orang lain. Berusahalah  agar semua kata atau bahasa yang keluar dari mulut kita, lembut dan manis, tidak jorok, tidak ‘bau comberan’, tidak memaki, dan setiap hari berdoalah agar kata-kata kita yang terucap adalah kata-kata mulia.

Jika kita memuliakan kata, maka tentu kita tidak akan menyakiti orang lain. Apalagi kata-kata merupakan upaya yang paling gampang dilakukan untuk memberi arah dan petunjuk serta manfaat bagi orang lain yang dapat membahagiakannya. Toh, orang akan senang dan bahagia atas kata santun, ucapan terima kasih, kata-kata sanjungan, dan semua kata itu gratis untuk bisa diucapkan. Hasilnya, orang lain berbunga-bunga menerimanya.

Intinya cermati pikiran karena itu akan menjadi kata-kata. Cermati agama, budaya, dan kebiasaan karena itu bisa keluar spontan menjadi kata-kata. Makanya, waspadailah kata-katamu karena itu akan menjebak kita dalam tindakan. Kita harus hati-hati dengan kata-kata. Kalau berulang-ulang, boleh jadi itu memang tabiat dan watak. Yang pasti, kita tetaplah memuliakan kata dan mampu memotivasi orang lain untuk bersama mewujudkan kedamaian dan masa depan bersama yang lebih baik. Lagipula, pesan bijak selalu saja terngiang bahwa ucapan itu adalah doa. So? Mari kita mengucap kata yang baik-baik saja.

@Enrekang - Sidrap, 31 Juli 2013

Terkait

    • 1704 pengunjung
    • 2275 hits
    • 22 02 2016

    Seorang panglima perang yang tangguh mengajak seluruh anak buahnya untuk merebut pulau. Setelah seluruh perahu bersandar di pantai pulau yang akan direbut, dia kemudian memerintahkan untuk membakar semua perahu yang ada di pantai “Don’t look back”-teriaknya itulah makna “the point of no return,” titik dimana tidak ada lagi kesempatan untuk kembali. Tekad itu merupakan suatu upaya menghadirkan keberanian karena meyakini kebenaran dan berjuang tanpa kata menyerah. Makanya, “don’t stop!” hingga berhasil merebut pulau tersebut.*

                                                                                                                                                    (5 Juli 2012)

    Selengkapnya.
    • 1622 pengunjung
    • 2175 hits
    • 22 02 2016

    Kalau kita berjalan danterus melangkah memperjuangkan kebenaran yang hendak diraih, maka satu-satunya peluang adalah terus melangkah dan menaklukkan apapun yang yang ada di hadapan kita. Bila ada jalan buntu, maka pilihannya hanya : 1) menerima apa adanya dan menyerah; serta 2) berpikira dan mengerahkan segala upaya menerobos dan menemukan jalan baru untuk menggapai tujuan. Apalagi, keadaan-keadaan mendesak justru menjadi kjreativitas dan motivasi untuk meraihnya, “Never give up” (tak pernah menyerah). Toh, kita berada pada posisi “the point of no return”. Maka, “Don‘t Stop, Komandan!”*

     

                                                                                                                                                    (5 Juli 2012)

    Selengkapnya.
    • 1745 pengunjung
    • 2329 hits
    • 22 02 2016

    Teman adalah jimat dan obat mujarab serta mampu menyembuhkan berbagai penyakit. Untuk itu, kita semua wajib menjaga pertemanan dan sebisa mungkin jangan dikecewakan. Toh, teman menjadi solusi terbaik kalau kita stress, teman adalah penasihat dan penular kebaikan, teman juga memberi dukungan saat kita susah dan membutuhkan pertolongan, teman bahkan menjauhkan kita dari masalah dan depresi. Bahkan, temanlah yang memperkuat dan mendukung semua cita-cita dan harapan kita. Makanya, mari kita perbanyak teman. Jaga sikap kita untuk keutuhan pertemanan. Kembangkan sikap mau membantu, antusias, berjiwa besar, dan selalu terbuka untuk saling memberi. Mari kita tidak saling mengecewakan teman. Dan kamu temanku, saya temanmu!*     

     

                                                                                                                                                                    (14 Juli 2012)

    Selengkapnya.

menu lainnya