website resmi pemerintah provinsi sulawesi selatan http://sulselprov.go.id

Pegang Komitmen (1)

  • 1591 pengunjung
  • 1983 hits
  • 23 Feb 2016

Komitmen memang tidak punya persyaratan karena komitmen itu artinya memegang teguh apa yang telah kita ucapkan atau janjikan untuk kita realisasikan. Di harian nasional tertulis “susah mencari pejabat yang jujur”, padahal syarat utama kepemimpinan  adalah kejujuran. Kalau kita tidak jujur, bagaimana kita bisa berkomitmen. Kalaulah kita tidak berkomitmen, bagaimana kita bisa menjadi pemimpin yang mengurusi orang banyak, mengayomi dan menjadi pelindung untuk hadirkan kehidupan yang damai?

Yang pasti, seseorang dikatakan ksatria jika mampu menjaga harga dirinya, dan tentu mampu memegang komitmen. Bahkan, orang Bugis-Makassar-Luwu-Toraja rela mati karena menjaga siri’ atau harga diri. Siri’ ini adalah komitmen malu dalam menjaga kehormatan untuk tidak terinjak-injak.

Kalau begitu, ayo kita jaga komitmen. Biasakan diri menyampaikan komitmen untuk dijaga selalu karena itu adalah harga diri kita! Memegang komitmen itulah ukuran dari sebuah kepemimpinan.

@Jakarta, 22 Maret 2013

Terkait

    • 1705 pengunjung
    • 2275 hits
    • 22 02 2016

    Seorang panglima perang yang tangguh mengajak seluruh anak buahnya untuk merebut pulau. Setelah seluruh perahu bersandar di pantai pulau yang akan direbut, dia kemudian memerintahkan untuk membakar semua perahu yang ada di pantai “Don’t look back”-teriaknya itulah makna “the point of no return,” titik dimana tidak ada lagi kesempatan untuk kembali. Tekad itu merupakan suatu upaya menghadirkan keberanian karena meyakini kebenaran dan berjuang tanpa kata menyerah. Makanya, “don’t stop!” hingga berhasil merebut pulau tersebut.*

                                                                                                                                                    (5 Juli 2012)

    Selengkapnya.
    • 1624 pengunjung
    • 2175 hits
    • 22 02 2016

    Kalau kita berjalan danterus melangkah memperjuangkan kebenaran yang hendak diraih, maka satu-satunya peluang adalah terus melangkah dan menaklukkan apapun yang yang ada di hadapan kita. Bila ada jalan buntu, maka pilihannya hanya : 1) menerima apa adanya dan menyerah; serta 2) berpikira dan mengerahkan segala upaya menerobos dan menemukan jalan baru untuk menggapai tujuan. Apalagi, keadaan-keadaan mendesak justru menjadi kjreativitas dan motivasi untuk meraihnya, “Never give up” (tak pernah menyerah). Toh, kita berada pada posisi “the point of no return”. Maka, “Don‘t Stop, Komandan!”*

     

                                                                                                                                                    (5 Juli 2012)

    Selengkapnya.
    • 1749 pengunjung
    • 2329 hits
    • 22 02 2016

    Teman adalah jimat dan obat mujarab serta mampu menyembuhkan berbagai penyakit. Untuk itu, kita semua wajib menjaga pertemanan dan sebisa mungkin jangan dikecewakan. Toh, teman menjadi solusi terbaik kalau kita stress, teman adalah penasihat dan penular kebaikan, teman juga memberi dukungan saat kita susah dan membutuhkan pertolongan, teman bahkan menjauhkan kita dari masalah dan depresi. Bahkan, temanlah yang memperkuat dan mendukung semua cita-cita dan harapan kita. Makanya, mari kita perbanyak teman. Jaga sikap kita untuk keutuhan pertemanan. Kembangkan sikap mau membantu, antusias, berjiwa besar, dan selalu terbuka untuk saling memberi. Mari kita tidak saling mengecewakan teman. Dan kamu temanku, saya temanmu!*     

     

                                                                                                                                                                    (14 Juli 2012)

    Selengkapnya.

menu lainnya