website resmi pemerintah provinsi sulawesi selatan http://sulselprov.go.id

Pegang Komitmen (2)

  • 1677 pengunjung
  • 2124 hits
  • 23 Feb 2016

Komitmen tak dapat dipungkiri adalah harga diri! Kalaulah demikian, bila ada orang yang  melanggar komitmen, pada dasarnya dia sedang menghabiskan harga dirinya, karena melanggar komitmen merupakan penghancuran kepercayaan. Orang yang kehilangan kepercayaan sebenarnya telah merusak hubungan-hubungan politiknya, hubungan bisnisnya, bahkan persaudaraannya ikut dia hancurkan.

Menjadi orang apalagi pemimpin yang baik, punya karier, dan masa depan, modal pertama adalah bagaimana kita menjaga komitmen. Sebab, komitmen yang kita ucapkan  adalah janji dan undang-undang bagi kita yang tidak bisa dilanggar. Makanya, kalau ada pemimpin yang takut berkomitmen maka dia juga bukan pemimpin yang baik karena tidak ksatria, dan pasti tidak bisa membawa orang lebih baik dan maju. Selain itu, bila ada pemimpin takut berkomitmen maka orang tersebut menyembunyikan hargha dirinya. Dan tidak pantas menjadi pemimpin.

Makanya, kita senantiasa menjadi pemimpin yang memilih harga diri  dengan berkomitmen dan menjunjung tinggi nilai harkat manusia. Kita harus berani mengatakan dan menjaga komitmen. Kita harus ingat dan menjalankan sumpah sesuai komitmen. Dan, di saat itulah kita menjadi bushido, ksatria yang tak pernah ingkar janji serta menjadi pahlawan bagi negara, bangsa, dan keluarga.

@Jakarta, 23 Maret 2013

Terkait

    • 1705 pengunjung
    • 2275 hits
    • 22 02 2016

    Seorang panglima perang yang tangguh mengajak seluruh anak buahnya untuk merebut pulau. Setelah seluruh perahu bersandar di pantai pulau yang akan direbut, dia kemudian memerintahkan untuk membakar semua perahu yang ada di pantai “Don’t look back”-teriaknya itulah makna “the point of no return,” titik dimana tidak ada lagi kesempatan untuk kembali. Tekad itu merupakan suatu upaya menghadirkan keberanian karena meyakini kebenaran dan berjuang tanpa kata menyerah. Makanya, “don’t stop!” hingga berhasil merebut pulau tersebut.*

                                                                                                                                                    (5 Juli 2012)

    Selengkapnya.
    • 1624 pengunjung
    • 2175 hits
    • 22 02 2016

    Kalau kita berjalan danterus melangkah memperjuangkan kebenaran yang hendak diraih, maka satu-satunya peluang adalah terus melangkah dan menaklukkan apapun yang yang ada di hadapan kita. Bila ada jalan buntu, maka pilihannya hanya : 1) menerima apa adanya dan menyerah; serta 2) berpikira dan mengerahkan segala upaya menerobos dan menemukan jalan baru untuk menggapai tujuan. Apalagi, keadaan-keadaan mendesak justru menjadi kjreativitas dan motivasi untuk meraihnya, “Never give up” (tak pernah menyerah). Toh, kita berada pada posisi “the point of no return”. Maka, “Don‘t Stop, Komandan!”*

     

                                                                                                                                                    (5 Juli 2012)

    Selengkapnya.
    • 1749 pengunjung
    • 2329 hits
    • 22 02 2016

    Teman adalah jimat dan obat mujarab serta mampu menyembuhkan berbagai penyakit. Untuk itu, kita semua wajib menjaga pertemanan dan sebisa mungkin jangan dikecewakan. Toh, teman menjadi solusi terbaik kalau kita stress, teman adalah penasihat dan penular kebaikan, teman juga memberi dukungan saat kita susah dan membutuhkan pertolongan, teman bahkan menjauhkan kita dari masalah dan depresi. Bahkan, temanlah yang memperkuat dan mendukung semua cita-cita dan harapan kita. Makanya, mari kita perbanyak teman. Jaga sikap kita untuk keutuhan pertemanan. Kembangkan sikap mau membantu, antusias, berjiwa besar, dan selalu terbuka untuk saling memberi. Mari kita tidak saling mengecewakan teman. Dan kamu temanku, saya temanmu!*     

     

                                                                                                                                                                    (14 Juli 2012)

    Selengkapnya.

menu lainnya