website resmi pemerintah provinsi sulawesi selatan http://sulselprov.go.id

Rutinitas Seorang Gubernur

  • 1569 pengunjung
  • 3140 hits
  • 12 Apr 2016

Apa sebenarnya yang selalu dipikirkan seorang gubernur setiap hari? Tentu SYL dan para gubernur yang tahu. Yang pasti, bagi SYL, yang selalu ada di benak seorang gubernur adalah menemukan harapan-harapan dan kebutuhan rakyat yang ada. Mengenergi seluruh kekuatan pemerintahan  untuk menemukan kebutuhan rakyat. Menciptakan ruang bagi rakyat untuk memenuhi harapan dan kebutuhannya. Mencoba mendorong masyarakat sendiri berupaya memecahkan persoalan-persoalan yang begitu besar, banyak dan kompleks dihadapinya.

Oleh sebab itu yang harus dipikirkan oleh Gubernur adalah bagaimana mereka, rakyat sendiri bisa memecahkan masalahnya dan memberi ruang agar mereka  bisa mengatasinya. Tantangan yang mereka hadapi ke depan, itulah yang dipikirkan oleh pemerintah. Itulah rutinitas setiap hari seorang gubernur.

Berikut adalah menjaga kepercayaan orang banyak. Bagaimana seorang pemimpin tidak kehilangan kepercayaan, sehingga mampu mengatur dan me-maintenance dukungan, bahkan bisa menggerakkan dukungan itu kea rah-arah yang diharapkan.

Jika di luar yang rutin itu, tiba-tiba saja ada sesuatu yang incidental, seorang Gubernur harus berusaha mendapatkan akurasi fakta terhadap kejadian apa saja. Kemudian mencari seperti apa langkah yang harus dilakukan untuk menghadapi tantangan dan masalah itu.

Kalau kita memperoleh pemataan secara baik, tentu bisa diukur solusi apa yang harus dilakukan. SYL selalu membuat jawaban-jawaban yang dihadapi setiap pagi. Jawaban dari apa langkah cepat dan tepat yang harus dilakukan. Dengan siapa koordinasi haarus dilakukan. Dan, langkah cepat itu sampai level apa bisa menjadi jawaban.

Sesudah itu membuat langkah-langkah dan kebijakan semetara sangat dibutuhkan. Yang berkaitan, tentu saja, melindungi dan menyelamatkan masyarakat dari masalah yang dihadapi. Barulah setelah semua sudah bisa jalan baik, baru mengarah kepada bagaimana membuat kebijakan permanen untuk dijadikan solusi mengatasi masalah-masalah yang ada.

Rammang-Rammang, 4 Agustus 2016

 

Terkait

    • 1550 pengunjung
    • 2258 hits
    • 22 02 2016

    Seorang panglima perang yang tangguh mengajak seluruh anak buahnya untuk merebut pulau. Setelah seluruh perahu bersandar di pantai pulau yang akan direbut, dia kemudian memerintahkan untuk membakar semua perahu yang ada di pantai “Don’t look back”-teriaknya itulah makna “the point of no return,” titik dimana tidak ada lagi kesempatan untuk kembali. Tekad itu merupakan suatu upaya menghadirkan keberanian karena meyakini kebenaran dan berjuang tanpa kata menyerah. Makanya, “don’t stop!” hingga berhasil merebut pulau tersebut.*

                                                                                                                                                    (5 Juli 2012)

    Selengkapnya.
    • 1500 pengunjung
    • 2161 hits
    • 22 02 2016

    Kalau kita berjalan danterus melangkah memperjuangkan kebenaran yang hendak diraih, maka satu-satunya peluang adalah terus melangkah dan menaklukkan apapun yang yang ada di hadapan kita. Bila ada jalan buntu, maka pilihannya hanya : 1) menerima apa adanya dan menyerah; serta 2) berpikira dan mengerahkan segala upaya menerobos dan menemukan jalan baru untuk menggapai tujuan. Apalagi, keadaan-keadaan mendesak justru menjadi kjreativitas dan motivasi untuk meraihnya, “Never give up” (tak pernah menyerah). Toh, kita berada pada posisi “the point of no return”. Maka, “Don‘t Stop, Komandan!”*

     

                                                                                                                                                    (5 Juli 2012)

    Selengkapnya.
    • 1580 pengunjung
    • 2302 hits
    • 22 02 2016

    Teman adalah jimat dan obat mujarab serta mampu menyembuhkan berbagai penyakit. Untuk itu, kita semua wajib menjaga pertemanan dan sebisa mungkin jangan dikecewakan. Toh, teman menjadi solusi terbaik kalau kita stress, teman adalah penasihat dan penular kebaikan, teman juga memberi dukungan saat kita susah dan membutuhkan pertolongan, teman bahkan menjauhkan kita dari masalah dan depresi. Bahkan, temanlah yang memperkuat dan mendukung semua cita-cita dan harapan kita. Makanya, mari kita perbanyak teman. Jaga sikap kita untuk keutuhan pertemanan. Kembangkan sikap mau membantu, antusias, berjiwa besar, dan selalu terbuka untuk saling memberi. Mari kita tidak saling mengecewakan teman. Dan kamu temanku, saya temanmu!*     

     

                                                                                                                                                                    (14 Juli 2012)

    Selengkapnya.

menu lainnya