website resmi pemerintah provinsi sulawesi selatan http://sulselprov.go.id

Saatnya Kau lakukan Sesuatu untuk Negaramu

  • 1215 pengunjung
  • 1634 hits
  • 11 Apr 2016

Siapa lagi yang akan memperbaiki bangsa ini kalau bukan kita, WNI! Tidak mungkin bangsa USA, China, Malaysia, Belanda dan lain lain. Karena mereka punya masalah dan kepentingan untuk negaranya. Kalau begitu, jangan tunggu siapa lagi yang harus mulai memperbaiki dan kapan harus diperbaiki. Tetapi sekarang, oleh kita, siapa pun kamu, apa pun statusmu, punya modal untuk berkonstribusilah membangun dan memajukan bangsa dan negaramu. Minimal menaburkan kedamaian, menjaga keteraturan, atau minimal menanam satu buah pohon maka itu sangat berarti bagi negeri ini.

Kalau sudah tidak ada lagi yang bisa kau lakukan, cukuplah jangan karena kau Negara ini rusak, bangsa ini komplik dan Negara ini bersoal karenamu..!!  Indonesia Tuhan telah siapkan untuk rakyatnya makmur. Lihatlah di laut tinggal ambil ikan, di darat tinggal tanam apa saja. Di gunung mau berkebun apa bisa dan berternak apa saja menjanjikan kehidupan. Belum tambang, gas dan minyak. So, tinggal kita bangsa ini mau maju atau tidak, oleh karena :

Mari kita bersama melakukan gerakan menuju bangsa yang bermartabat. Negara kita kuat, rakyatnya damai, dan sejahtera. Ini hanya ada kalau Negara kita jaga tetap berdaulat di bidang politik, mandiri di bidang ekonomi dan berkepribadian di bidang budaya dan adat istiadat.

Mewujudkan semua itu harus hadir :

  1. Pemerintahan yang baik dan berpihak pada rakyat dan tidak meladeni diri sendiri
  2. Hadirnya pengusaha yang bergerak tanpa beban dan akseleratif dari ruang yang terbuka luas, tetapi tetap memiliki empati nasional yang dalam
  3. Kesadaran hokum masyarakat dan hadirnya aparat yang konsisten dalam menjaga dan melaksanakan penegakannya secara adil

      4. Terus melakukan inovasi di bidang teknologi, ilmu pengetahuan dan riset

     5. Politik Indonesia yang tetap menjunjung tinggi idiologi Pancasila, MKRI dan Bhinneka Tunggal Ika dalam UUD 45. Kalau begitu, ibu pertiwi                 menunggu tangan kita sekarang juga, bersemangat, bersatu, bergotongroyong menciptakan suasana yang tenteram dan kondisif. Menjaga                   pemerataan dan keadilan, kita harus yakin, saat Indonesia lebih baik dari Jepang, China, dan Amerika. Ini era kita!

7 Maret 2015

Terkait

    • 1358 pengunjung
    • 2125 hits
    • 22 02 2016

    Seorang panglima perang yang tangguh mengajak seluruh anak buahnya untuk merebut pulau. Setelah seluruh perahu bersandar di pantai pulau yang akan direbut, dia kemudian memerintahkan untuk membakar semua perahu yang ada di pantai “Don’t look back”-teriaknya itulah makna “the point of no return,” titik dimana tidak ada lagi kesempatan untuk kembali. Tekad itu merupakan suatu upaya menghadirkan keberanian karena meyakini kebenaran dan berjuang tanpa kata menyerah. Makanya, “don’t stop!” hingga berhasil merebut pulau tersebut.*

                                                                                                                                                    (5 Juli 2012)

    Selengkapnya.
    • 1321 pengunjung
    • 2027 hits
    • 22 02 2016

    Kalau kita berjalan danterus melangkah memperjuangkan kebenaran yang hendak diraih, maka satu-satunya peluang adalah terus melangkah dan menaklukkan apapun yang yang ada di hadapan kita. Bila ada jalan buntu, maka pilihannya hanya : 1) menerima apa adanya dan menyerah; serta 2) berpikira dan mengerahkan segala upaya menerobos dan menemukan jalan baru untuk menggapai tujuan. Apalagi, keadaan-keadaan mendesak justru menjadi kjreativitas dan motivasi untuk meraihnya, “Never give up” (tak pernah menyerah). Toh, kita berada pada posisi “the point of no return”. Maka, “Don‘t Stop, Komandan!”*

     

                                                                                                                                                    (5 Juli 2012)

    Selengkapnya.
    • 1384 pengunjung
    • 2170 hits
    • 22 02 2016

    Teman adalah jimat dan obat mujarab serta mampu menyembuhkan berbagai penyakit. Untuk itu, kita semua wajib menjaga pertemanan dan sebisa mungkin jangan dikecewakan. Toh, teman menjadi solusi terbaik kalau kita stress, teman adalah penasihat dan penular kebaikan, teman juga memberi dukungan saat kita susah dan membutuhkan pertolongan, teman bahkan menjauhkan kita dari masalah dan depresi. Bahkan, temanlah yang memperkuat dan mendukung semua cita-cita dan harapan kita. Makanya, mari kita perbanyak teman. Jaga sikap kita untuk keutuhan pertemanan. Kembangkan sikap mau membantu, antusias, berjiwa besar, dan selalu terbuka untuk saling memberi. Mari kita tidak saling mengecewakan teman. Dan kamu temanku, saya temanmu!*     

     

                                                                                                                                                                    (14 Juli 2012)

    Selengkapnya.

menu lainnya