website resmi pemerintah provinsi sulawesi selatan http://sulselprov.go.id

Syahrul Penuh Maaf

  • 1449 pengunjung
  • 1997 hits
  • 22 Feb 2016

Syahrul Ramadhan...Syahrul mubaraq...Syahrul magfirah... adalah bulan yang agung dan mulia. Bulan di mana segala kebaikan, kebersihan dijanjikan Allah kepada mereka yang mencari dan menemukannya. Pun saya ibaratkan Syahrul ramadhan adalah bulan suci di mana Allah mengajak kita kembali ke rumah untuk memperbaiki power, menyetabilkan kembali budi pekerti, menyempurnakan aqidah dan istiqamah agama, agar ibadah dan amal-amal kita semakin baik dan benar, serta memurnikan kita sebagai manusia seutuhnya. Artinya, bulan atau Syahrul di mana kita siap lahir dan bathin menjadi orang baik yang memiliki watak, karakter, kesabaran, daya juang yang tinggi atau solidaritas, serta tidak egois. Dan bahkan pemaaf!

       Kalaulah begitu, “Syahrul Ramadhan” adalah sekolah kehidupan yang sangat sempurna, di mana kita tidak boleh lewatkan, sebab kita semestinya mendapatkan kekuatan dan kemenangan di dalamnya. Di bulan suci ini, Syahrul penuh maaf untuk meraih kemenangan yang berciri: kita makin tulus, jujur, tidak berbohong, tidak korupsi, makin arif, penyabar, dan sayang menyayangi.*

 

                                                                                                                                                                (27 Juli 2012)

Terkait

    • 1551 pengunjung
    • 2258 hits
    • 22 02 2016

    Seorang panglima perang yang tangguh mengajak seluruh anak buahnya untuk merebut pulau. Setelah seluruh perahu bersandar di pantai pulau yang akan direbut, dia kemudian memerintahkan untuk membakar semua perahu yang ada di pantai “Don’t look back”-teriaknya itulah makna “the point of no return,” titik dimana tidak ada lagi kesempatan untuk kembali. Tekad itu merupakan suatu upaya menghadirkan keberanian karena meyakini kebenaran dan berjuang tanpa kata menyerah. Makanya, “don’t stop!” hingga berhasil merebut pulau tersebut.*

                                                                                                                                                    (5 Juli 2012)

    Selengkapnya.
    • 1502 pengunjung
    • 2161 hits
    • 22 02 2016

    Kalau kita berjalan danterus melangkah memperjuangkan kebenaran yang hendak diraih, maka satu-satunya peluang adalah terus melangkah dan menaklukkan apapun yang yang ada di hadapan kita. Bila ada jalan buntu, maka pilihannya hanya : 1) menerima apa adanya dan menyerah; serta 2) berpikira dan mengerahkan segala upaya menerobos dan menemukan jalan baru untuk menggapai tujuan. Apalagi, keadaan-keadaan mendesak justru menjadi kjreativitas dan motivasi untuk meraihnya, “Never give up” (tak pernah menyerah). Toh, kita berada pada posisi “the point of no return”. Maka, “Don‘t Stop, Komandan!”*

     

                                                                                                                                                    (5 Juli 2012)

    Selengkapnya.
    • 1583 pengunjung
    • 2303 hits
    • 22 02 2016

    Teman adalah jimat dan obat mujarab serta mampu menyembuhkan berbagai penyakit. Untuk itu, kita semua wajib menjaga pertemanan dan sebisa mungkin jangan dikecewakan. Toh, teman menjadi solusi terbaik kalau kita stress, teman adalah penasihat dan penular kebaikan, teman juga memberi dukungan saat kita susah dan membutuhkan pertolongan, teman bahkan menjauhkan kita dari masalah dan depresi. Bahkan, temanlah yang memperkuat dan mendukung semua cita-cita dan harapan kita. Makanya, mari kita perbanyak teman. Jaga sikap kita untuk keutuhan pertemanan. Kembangkan sikap mau membantu, antusias, berjiwa besar, dan selalu terbuka untuk saling memberi. Mari kita tidak saling mengecewakan teman. Dan kamu temanku, saya temanmu!*     

     

                                                                                                                                                                    (14 Juli 2012)

    Selengkapnya.

menu lainnya