website resmi pemerintah provinsi sulawesi selatan http://sulselprov.go.id

Tak Tinggalkan Aksara

  • 1190 pengunjung
  • 1646 hits
  • 11 Apr 2016

Ada kepergian yang mengiris nurani.

“ If someone you love leaving you… there is a hole in your heart ….,”   Sejumlah aksara berakit menjadi kalimat yang bermuara puisi.

“Kumau langit itu tak akan runtuh, kumau segala kebersamaan itu tak berujung, kumau badai itu tak akan menenggelamkanmu. Bukankah badai pasti berlalu dan malam pasti berganti siang?   Ahh …..di balik duka, Allah menyimpan rahmat bukan? Tetapi kenapa kau tidak meninggalkan aksara padaku? Kenapa kau tidak berucap kata pisah?

Dan hari ini kau tak bisa membalas kata lagi, bukan?  Yaa Robbi, kuserahkan padamu sahabatku…, kuikhlaskan padamu saudaraku……. Asdar Muis RMS.

Terima dia di surga-Mu. Yaa…….. Robbi, luaskan alam kuburnya. Dia terlalu baik untuk kami.

“He is a good man!”

Ampunkan dosa dan salahnya, aamiin…..aamiin……..aamiin……… Al-Fatihah.

Selamat jalan sahabat. Kutau kau telah di surga. Untukmu, almarhum Asdar Muis RMS.

 

Makassar, 27 Oktober 2014

Terkait

    • 1369 pengunjung
    • 2142 hits
    • 22 02 2016

    Seorang panglima perang yang tangguh mengajak seluruh anak buahnya untuk merebut pulau. Setelah seluruh perahu bersandar di pantai pulau yang akan direbut, dia kemudian memerintahkan untuk membakar semua perahu yang ada di pantai “Don’t look back”-teriaknya itulah makna “the point of no return,” titik dimana tidak ada lagi kesempatan untuk kembali. Tekad itu merupakan suatu upaya menghadirkan keberanian karena meyakini kebenaran dan berjuang tanpa kata menyerah. Makanya, “don’t stop!” hingga berhasil merebut pulau tersebut.*

                                                                                                                                                    (5 Juli 2012)

    Selengkapnya.
    • 1327 pengunjung
    • 2043 hits
    • 22 02 2016

    Kalau kita berjalan danterus melangkah memperjuangkan kebenaran yang hendak diraih, maka satu-satunya peluang adalah terus melangkah dan menaklukkan apapun yang yang ada di hadapan kita. Bila ada jalan buntu, maka pilihannya hanya : 1) menerima apa adanya dan menyerah; serta 2) berpikira dan mengerahkan segala upaya menerobos dan menemukan jalan baru untuk menggapai tujuan. Apalagi, keadaan-keadaan mendesak justru menjadi kjreativitas dan motivasi untuk meraihnya, “Never give up” (tak pernah menyerah). Toh, kita berada pada posisi “the point of no return”. Maka, “Don‘t Stop, Komandan!”*

     

                                                                                                                                                    (5 Juli 2012)

    Selengkapnya.
    • 1392 pengunjung
    • 2185 hits
    • 22 02 2016

    Teman adalah jimat dan obat mujarab serta mampu menyembuhkan berbagai penyakit. Untuk itu, kita semua wajib menjaga pertemanan dan sebisa mungkin jangan dikecewakan. Toh, teman menjadi solusi terbaik kalau kita stress, teman adalah penasihat dan penular kebaikan, teman juga memberi dukungan saat kita susah dan membutuhkan pertolongan, teman bahkan menjauhkan kita dari masalah dan depresi. Bahkan, temanlah yang memperkuat dan mendukung semua cita-cita dan harapan kita. Makanya, mari kita perbanyak teman. Jaga sikap kita untuk keutuhan pertemanan. Kembangkan sikap mau membantu, antusias, berjiwa besar, dan selalu terbuka untuk saling memberi. Mari kita tidak saling mengecewakan teman. Dan kamu temanku, saya temanmu!*     

     

                                                                                                                                                                    (14 Juli 2012)

    Selengkapnya.

menu lainnya