website resmi pemerintah provinsi sulawesi selatan http://sulselprov.go.id

Tekadkan Berbuat Yang Terbaik

  • 1620 pengunjung
  • 2340 hits
  • 24 Feb 2016

KEMAJUAN  yang telah kita raih di Sulawesi Selatan  sebenarnya kita berupaya lebih baik dalam memanfaatkan tiga hal, yakni : kita punya konsepsi / perencanaan yang lebih tepat dan menerobos ; kompetensi personal / SDM mampu tercapacu mengoptimalkan diri pada tnaggung jawab ; dan kita mampu membangun network dan koneksitas dengan berbagai stakeholder  lokal, nasioanal,bahkan internasional.

            Kalau dilihat bahwa Sulsel berhasil meraih prestasi tertinggi nasional jumlah 143 dan Samkarnya Nugraha Pasamya Purnakarya , 26 april 2014 lalu, itu berarti muli dri wagub , sekda asisten,kadis ,babn,karo,kabag kabid, kasi, dansterusnya di Provinsi Sulsel itu kompk dan patuh bekerja. Hal itu karena : ada budaya kerja  yang bersenergi kuat dan ada kesepahaman kita semua terhadap ke mana seahrusnya pemerintah berbuat yang terbaik untuk menjadi rahmat dan pelindung rakyat, ada kebijkan pemimpinan yang OK di semua lvel dan mampu membuat program kerja terobosan yang dikawal oleh sistem kerja yang terukur dengan money ( monitoring dan ealuasi) ang tepat dan juga staf tertarik bekerja secara maksimal akrena ada suasana kerja yang juga menunjang dan harmonis, antara lain gaji , honor dan pakasi yang memang beum maksimal tetapi terbilang cukup di rumah sesuai standar kehidupan starf; serta semua unit kerja,dinas,dan lain-lain bekerja penuh dinamika dan tidak malas.

            Keberhasilan itu tentulah karena kita mau berpbuat yang terbai untuk rakyat dna negara. Itu juga membuktikan bahwa tercipta kerja sama yang baim di antara kita smeua. Juga sebagai bukti bahwa kita saling sayang. Kita sling cinta. Hasinya, prestasi terbukti leawat penghargaan yang sulsesl dapatkan. Mkanaya . kita harus lebih kompak dan harmonis.

 

(Makassar-Yogyakarta , 12 Juni 2014)

 

Terkait

    • 1705 pengunjung
    • 2275 hits
    • 22 02 2016

    Seorang panglima perang yang tangguh mengajak seluruh anak buahnya untuk merebut pulau. Setelah seluruh perahu bersandar di pantai pulau yang akan direbut, dia kemudian memerintahkan untuk membakar semua perahu yang ada di pantai “Don’t look back”-teriaknya itulah makna “the point of no return,” titik dimana tidak ada lagi kesempatan untuk kembali. Tekad itu merupakan suatu upaya menghadirkan keberanian karena meyakini kebenaran dan berjuang tanpa kata menyerah. Makanya, “don’t stop!” hingga berhasil merebut pulau tersebut.*

                                                                                                                                                    (5 Juli 2012)

    Selengkapnya.
    • 1624 pengunjung
    • 2175 hits
    • 22 02 2016

    Kalau kita berjalan danterus melangkah memperjuangkan kebenaran yang hendak diraih, maka satu-satunya peluang adalah terus melangkah dan menaklukkan apapun yang yang ada di hadapan kita. Bila ada jalan buntu, maka pilihannya hanya : 1) menerima apa adanya dan menyerah; serta 2) berpikira dan mengerahkan segala upaya menerobos dan menemukan jalan baru untuk menggapai tujuan. Apalagi, keadaan-keadaan mendesak justru menjadi kjreativitas dan motivasi untuk meraihnya, “Never give up” (tak pernah menyerah). Toh, kita berada pada posisi “the point of no return”. Maka, “Don‘t Stop, Komandan!”*

     

                                                                                                                                                    (5 Juli 2012)

    Selengkapnya.
    • 1749 pengunjung
    • 2329 hits
    • 22 02 2016

    Teman adalah jimat dan obat mujarab serta mampu menyembuhkan berbagai penyakit. Untuk itu, kita semua wajib menjaga pertemanan dan sebisa mungkin jangan dikecewakan. Toh, teman menjadi solusi terbaik kalau kita stress, teman adalah penasihat dan penular kebaikan, teman juga memberi dukungan saat kita susah dan membutuhkan pertolongan, teman bahkan menjauhkan kita dari masalah dan depresi. Bahkan, temanlah yang memperkuat dan mendukung semua cita-cita dan harapan kita. Makanya, mari kita perbanyak teman. Jaga sikap kita untuk keutuhan pertemanan. Kembangkan sikap mau membantu, antusias, berjiwa besar, dan selalu terbuka untuk saling memberi. Mari kita tidak saling mengecewakan teman. Dan kamu temanku, saya temanmu!*     

     

                                                                                                                                                                    (14 Juli 2012)

    Selengkapnya.

menu lainnya