website resmi pemerintah provinsi sulawesi selatan http://sulselprov.go.id

Yang Buat Galau

  • 1535 pengunjung
  • 1939 hits
  • 12 Apr 2016

Setelah tujuh tahun memimpin Sulsel, apa sebenarnya yang membuat SYL galau? Kata dia, kehidupan ini tidak pernah berhenti. Oleh sebeb itu, seorang pemimpin kalau tidak galau terhadap upaya yang ada, dia di puncak kariernya dia segera turun itu. Kalau di pemerintahaan kita capai 5 km, maka terbentang 10 km lagi jalan yang harus di perbaiki di depannya. Kita mendaki satu gunung, kita taklukkan gunung satunya. Kita butuhkan untuk menaklukkan gunung-gunung berikutnya. Dan, Itulah kehidupan. Itulah pemerintahaan.

Ke depan yang harus dilihat adalah menjadikan Sulawesi Selatan ini adalah memang interkoneksi Indonesia yang sangat kuat. Pusat logistik dan perdagangan, termasuk distribusi barang dan jasa di Indonesia. Kita berharap begitu. Kita sudah masuk pada era industri. Kita harus masuk pada pemanfaatan segala potensi kelautan kita menjadi pendapatan kedua dari pendapatan sekarang. pendapatan pertama dari – SYL istilahkan – pangan darat yang ada sekarang tinggal dihilirisasi industri. Kita butuhkan pangan laut. Jadi, sebuah kekuatan baru yang bisa memberi makan pada kita.

Yang ketiga adalah pangan hutan, termasuk tambang di dalamnya harus bisa bermanfaat tanpa merusak lingkungan. Kehadiran obyek wisata ini harus berkontribusi maksimal bagi kesejahteraan rakyat.

Rammang-Rammang 4 Agustus 2015

 

Terkait

    • 1555 pengunjung
    • 2258 hits
    • 22 02 2016

    Seorang panglima perang yang tangguh mengajak seluruh anak buahnya untuk merebut pulau. Setelah seluruh perahu bersandar di pantai pulau yang akan direbut, dia kemudian memerintahkan untuk membakar semua perahu yang ada di pantai “Don’t look back”-teriaknya itulah makna “the point of no return,” titik dimana tidak ada lagi kesempatan untuk kembali. Tekad itu merupakan suatu upaya menghadirkan keberanian karena meyakini kebenaran dan berjuang tanpa kata menyerah. Makanya, “don’t stop!” hingga berhasil merebut pulau tersebut.*

                                                                                                                                                    (5 Juli 2012)

    Selengkapnya.
    • 1504 pengunjung
    • 2161 hits
    • 22 02 2016

    Kalau kita berjalan danterus melangkah memperjuangkan kebenaran yang hendak diraih, maka satu-satunya peluang adalah terus melangkah dan menaklukkan apapun yang yang ada di hadapan kita. Bila ada jalan buntu, maka pilihannya hanya : 1) menerima apa adanya dan menyerah; serta 2) berpikira dan mengerahkan segala upaya menerobos dan menemukan jalan baru untuk menggapai tujuan. Apalagi, keadaan-keadaan mendesak justru menjadi kjreativitas dan motivasi untuk meraihnya, “Never give up” (tak pernah menyerah). Toh, kita berada pada posisi “the point of no return”. Maka, “Don‘t Stop, Komandan!”*

     

                                                                                                                                                    (5 Juli 2012)

    Selengkapnya.
    • 1588 pengunjung
    • 2303 hits
    • 22 02 2016

    Teman adalah jimat dan obat mujarab serta mampu menyembuhkan berbagai penyakit. Untuk itu, kita semua wajib menjaga pertemanan dan sebisa mungkin jangan dikecewakan. Toh, teman menjadi solusi terbaik kalau kita stress, teman adalah penasihat dan penular kebaikan, teman juga memberi dukungan saat kita susah dan membutuhkan pertolongan, teman bahkan menjauhkan kita dari masalah dan depresi. Bahkan, temanlah yang memperkuat dan mendukung semua cita-cita dan harapan kita. Makanya, mari kita perbanyak teman. Jaga sikap kita untuk keutuhan pertemanan. Kembangkan sikap mau membantu, antusias, berjiwa besar, dan selalu terbuka untuk saling memberi. Mari kita tidak saling mengecewakan teman. Dan kamu temanku, saya temanmu!*     

     

                                                                                                                                                                    (14 Juli 2012)

    Selengkapnya.

menu lainnya