Ayunshri Lantik Sepuluh Ketua TP PKK

blog-detail.jpg

Ketua Tim Penggerak PKK Sulsel, drg. Ayunshri Syahrul, melantik sepuluh Ketua TP PKK kabupaten, di Ruang Pola Kantor Gubernur Sulsel, Rabu (17/2/16).Mereka yang dilantik, Priska Paramita Adnan (Gowa), Rosnah AM Syukri (Bulukumba), Andi Dwiyanti Musrifah M Basli (Selayar), Suraida Hatta (Maros), Rismayani Syamsuddin (Pangkep), Andi Citta Mariogi Idris (Barru), Nurjannah A Kaswadi R (Soppeng), Rospita Napa N Biringkanae (Tana Toraja), Enny Abadi Joko (Luwu Utara), dan Puspawati Husler (Luwu Timur).

Selain dilantik sebagai Ketua TP PKK di daerah masing-masing, mereka juga sekaligus menjabat Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) di daerah mereka. Ketua TP PKK Sulsel, drg Ayunshri Syahrul, dalam arahannya, mengingatkan agar Ketua TP PKK yang baru dilantik bisa bekerjasama dengan Bupati. Sehingga, program PKK di daerah bisa berjalan dengan baik.

"Program PKK di daerah tidak akan bisa berjalan dengan baik jika tidak ada dukungan dari bupati," kata Ayunshri.

Ia menegaskan, PKK bukanlah organisasi politik, melainkan sebuah gerakan untuk mendukung kelancaran program-program pemerintah. Karena itu, PKK harus bisa berbaur dan hadir di tengah-tengah masyarakat. 

"PKK bukan organisasi politik. Begitupun dengan dekranasda. Saya ingatkan, dekranasda adalah dewan yang menghimpun pekerja seni dan bukan organisasi profit. Dekranasda hanya bertugas memfasilitasi para pengrajin," ujarnya.

Khusus untuk Kabupaten Luwu Utara, kata Ayunshri, jabatan Ketua PKK Luwu Utara diserahkan kepada Enny Abadi Joko, istri dari Thahar Rum, Wakil Bupati Luwu Utara. "Sebenarnya suami Ibu Indah bisa jadi Ketua PKK. Tapi, karena jabatan Ketua PKK adalah jabatan ex officio, maka diberikan kepada istri dari Thahar Rum, Wakil Bupati Luwu Utara," jelasnya.

Ayunshri mengajak seluruh Ketua PKK yang baru dilantik untuk bekerja secara maksimal. "Selamat bekerja, kita bangun Sulsel bersama PKK dan Dekranasda," ucapnya.

Rabu, 17 Februari 2016 (Dw/Yy) 

Register For Vote