Diskop Sulsel Tingkatkan Minat Perkoperasian dikalangan Millenial Melalui Koperasi Mahasiswa

blog-detail.jpg

Dinas Koperasi dan UMKM Sulsel tahun ini fokus menciptakan Sumber Daya Manusia (SDM) pengurus koperasi dari kalangan milenial.

Program tersebut dijalankan di sejumlah kampus-kampus melalui Koperasi Mahasiswa (Kopmah) yang berfungsi sebagai inkubator.

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Sulsel, Abd. Malik Faisal mengatakan lewat Kopmah tersebut pihaknya memberi pelatihan agar kaum milenial paham bagaimana menjalankan koperasi yang mengacu pada undang-undang Perkoperasian. 

"Pemberian pemahaman ke generasi muda perlu dilakukan selain untuk mendorong minat untuk berwirausaha atau berkoperasi, hal ini juga untuk lebih mengenalkan koperasi kepada masyarakat secara luas karena saat ini sebagian besar masyarakat dalam menjalankan koperasi masih secara awam, yakni berdasarkan budaya." ungkap Malik saat ditemui di Kantornya, Selasa (3/9/2019).

"Sesuai undang-undang, koperasi harus memberikan laporan pertanggungjawaban pelaksanaan kerja dalam satu tahun.  Selanjutnya koperasi harus merencanakan bisnis untuk tahun mendatang" jelasnya.

Pelatihan kopmah ini diharapkan bukan cuma untuk dua tahun kedepan melainkan menyiapkan generasi sampai 20 tahun kedepan, mengingat koperasi sekarang ini masih menyentuh level masyarakat kecil dan menengah ke bawah. 

"Pelatihan ini sangat penting untuk mengurangi ketimpangan di sektor koperasi yang masih terjadi di Indonesi, karena tidak bisa dipungkiri selama ini koperasi sangat identik dengan masyarakat kecil yang kerap memanfaatkanya untuk mendapatkan usaha" imbuhnya.

Berdasarkan data saat ini jumlah koperasi yang terdaftar sebanyak 8.160 unit,
namun setelah dilakuka pembekuan dan pembubaran, karena tidak berjalan sesuai aturan maka jumlah koperasi yang aktif saat ini tersisa hanya 5.000-an saja.

"Di negara-negara modern, orang-orang yang berpenghasilan besar semua berkoperasi sehingga tidak ada gap antara masyarakat yang ekonominya bagus dengan yang kurang. Terkhusus untuk Indonesia koperasi yang tumbuh adalah koperasi simpan pinjam, sedangkan koperasi produksi konsumen dan lain-lain itu berjalan rata saja" tegas Malik.

Selasa, 3 September 2019 (SRf/Na)

 

Register For Vote