Gerak Cepat Kurangi Beban Korban Banjir Bandang, Gubernur Minta Perbankan Ringankan Kredit

blog-detail.jpg

Dalam mengurangi beban para korban bencana banjir bandang di Kabupaten Luwu Utara (Lutra). Pemerintah Provinsi Sulsel melalui Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah telah melakukan pembicaraan dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan para pelaku perbankan di Sulsel untuk kemudahan  kredit bagi korban banjir bandang. 

"Jadi kami sudah berbicara dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan para pelaku perbankan di Sulsel untuk kemudahan kredit bagi para korban banjir bandang di Masamba, Lutra. Terutama bagi pengusaha dan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) yang punya pinjaman di Bank. Dan saya yakin ini bisa diberikan", uUngkap Nurdin. Rabu  (22/7).

Ia menyebutkan para korban telah kehilangan harta benda termasuk rumah dan saat ini tinggal dipengungsian, tentu harus diusahakan mendapatkan keringanan. 

“Para korban banjir bandang sudah kehilangan rumah dan harta bendanya serta  tinggal di tenda pengungsian. Kami tentu sangat prihatin dan akan mengusahakan keringanan pembayaran kredit bagi korban banjir", sebutnya.

Mantan Bupati Bantaeng lebih jauh mengaku masyarakat yang mempunyai kredit di perbankan agar segera melaporkannya ke pemerintah daerah. 

"Saya meminta warga yang punya kredit melaporkannya ke Pemda Luwu Utara. Nantinya, pemda yang akan memfasilitasi pengajuan korban ke Pemprov Sulsl", pungkasnya. 

Sementara itu, Kepala OJK Regional 6 Sulawesi, Maluku dan Papua (Sulampua), Moh Nurdin Subandi mengaku memberi perhatian untuk keringanan kredit bagi korban banjir bandang. 

"Kami merespons positif langkah yang diambil Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah agar mendapatkan keringanan kredit bagi korban banjir bandang. Apalagi banyak debitur atau UMKM yang terdampak", kata Moh Nurdin. 

Ia menjelaskan kebijakan terhadap debitur yang terdampak musibah dibeberapa daerah termasuk korban banjir bandang bisa dilakukan.

"Kebijakan itu bisa saja dilakukan, namun kita tunggu saja dulu mekanismenya seperti apa”, jelasnya.

Rabu, 22 Juli 2020 (Diskominfo)

Register For Vote