Gubernur Gandeng Singapura Kembangkan Destinasi Wisata di Sulsel  

blog-detail.jpg

Gubernur Sulawesi Selatan, Prof. HM. Nurdin Abdullah akan bekerjasama dengan Pemerintah Singapura untuk mengembangkan destinasi wisata yang ada di Sulsel. 

Kerjasama antara Pemerintah Provinsi Sulsel dengan Pemerintah Singapura ini akan dilakukan dalam hal pengembangan destinasi wisata. Hal ini terungkap saat Gubernur menerima Senior Parliamentary Secretary, Ministry of Foreign Affairs and Ministry of Trade and Industry Singapura, Dr Tan Wu Meng di Rumah Jabatan Gubernur, Selasa (9/7/2019).

Menurut Gubernur, Sulsel dan Singapura adalah dua negara yang memiliki hubungan sangat erat, karena Singapura sudah memberikan kontribusi untuk mengekspor hasil perikanan dan hasil pertanian kita.

"Mereka ingin mempererat lagi hubungan kerjasama ini, tadi saya usulkan bahwa selama ini kita mengekspos dalam bentuk material, namun nilai tambahnya kecil. Jadi saya mengajak mereka untuk berkolaborasi," kata Nurdin Abdullah.
Olehnya itu, Ia meminta pihak Singapura agar mendatangkan teknologi dan modalnya untuk memulai kerjasama tersebut. 

Teknologi tersebut untuk keperluan pertanian, perikanan dan perkebunan yang ada di Sulawesi Selatan. Setelah ada hasil dari kerjasama tersebut maka akan langsung diekspor ke seluruh dunia. 

"Saya bilang, kamu datang kesini bawa teknologi mu, bawa modal kesini, kita proses. Kita suplai di seluruh dunia, mereka sangat respon," jelas alumni Universitas Jepang itu. 

Pada kesempatan itu juga Nurdin Abdullah meminta pihak Singapura agar memoles sejumlah pulau yang ada di Sulsel. Apalagi lanjut Nurdin Abdullah, pulau di Sulsel banyak yang nganggur. 

"Dari pada kemana-mana itu Singapura mending kita bangun disini. Pulau kita banyak. Pulau kita yang masih ganggur banyak, kau poles itu kau datangkan turis-turis. Karena Singapura itu adalah hap dunia terutama di Asia Timur," lanjutnya.
Langkah tersebut diyakininya sebagai bukti Sulawesi Selatan serius untuk membangun kelaborasi dengan pemerintah Singapura. 
"Ini harus betul-betul untuk jadikan Indonesia Bus destinasi wisata.  Kolaborasi kan bukan kita jual pulau tapi kita sama-sama mengembangkan pulau ini. Tapi yang terpenting Singapura ini kita butuhkan, begitu juga Sulsel ini dibutuhkan oleh Singapura, potensi kelautan kita, potensi peternakan kita, potensi ikan kita, potensi perkebunan, pertanian," pungkasnya. 

Selasa, 9 Juli 2019 (Srf/Na)

Register For Vote