Gubernur Pimpin Upacara Keselamatan dan Kesehatan Kerja Tahun 2020 Tk Prov. Sulsel

blog-detail.jpg

Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup) dalam rangka pelaksanaan rangkaian Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Tahun 2020 Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan, yang dilaksanakan oleh PLN di Halaman Kantor PLN Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulbagsel, Rabu (12 Februari 2020).

Nurdin Abdullah mengatakan bahwa di era globalisasi saat ini resikobilitas sangat tinggi sehingga harus diimbangi dengan disiplin aturan. 

"K3 merupakan aspek penting dan hak dasar dalam standar bekerja serta K3 berkembang menjadi kebutuhan di masyarakat," kata Nurdin Abdullah. 

Ini sangat dibutuhkan karena dalam bekerja tidak boleh ada yang kecelakaan bahkan kehilangan nyawa dan merujuk pada data. Penerapan K3 sebutnya telah dilaksanakan dengan baik di Sulsel bahkan mengalami peningkatan. 

"Penerapan standard K3 mengalami peningkatan di Sulsel," sebutnya.

Ia juga mengaperesiasi kerja PLN, terutama pemenuhan kebutuhan listrik masyarakat Sulsel di daerah terpencil dan terisolir. Seperti telah teralirinya listrik di desa yang ada di wilayah Luwu Utara, ia pun berharap daerah lain juga teraliri listrik. 

Surplus listrik yang ada di Sulsel akan menarik calon investor untuk berinvestasi. "Surplus dan pemerintah turut mendorong calon investor untuk berinvestasi di Sulsel guna meningkatkan taraf ekonomi masyarakat," ujarnya. 

Adapun rangkaian kegiatan Bulan K3 ini bertujuan untuk meningkatkan peran tempat kerja dalam penerapan K3, membudayakan K3 dalam setiap aktivitas masyarakat, dan menjadikan K3 sebagai salah satu faktor peningkatan daya saing.

Sementara itu, GM PLN UIW Sulselrabar, Ismail Deu menyampaikan tujuan dari rangkaian kegiatan bulan K3 adalah menyampaikan pesan budaya K3 secara keseluruhan untuk meningkatkan daya saing. 

"Tujuan K3 tidak hanya memberikan perlindungan tenaga kerja dan orang yang berada di tempat kerja, tetapi juga bagaimana mengendalikan risiko terhadap peralatan, aset, dan sumber produksi sehingga dapat digunakan secara aman dan efisien," jelasnya.

Lanjutnya, dengan terus digaungkannya semangat K3, maka seluruh instansi diharapkan untuk mengaunhkan agar visi zero accident dapat dicapai.

Acara tersebut dihadiri juga oleh Forkopimda Provinsi Sulawesi Selatan, Walikota Makassar, Muhammad Iqbal Samad Suhaeb, GM UIP Sulbagsel, I Putu Riasa, GM PLN UIKL Sulawesi, Suroso Isnandar, serta sekira 70 lebih instansi/perusahaan se-Sulawesi Selatan.

Adapun tema yang diangkat tahun ini "Optimalisasi Peran Masyarakat Berbudaya K3 dalam Mendukung Peningkatan Daya Saing Sulsel di Era Revolusi Industri 4.0,".

Rabu, 12 Februari 2020 (Srf/Na)

Register For Vote