Kecerdasan dan Selera Humor BJ Habibie

blog-detail.jpg

Salah satu ciri orang cerdas adalah mampu mengemas kata atau situasi menjadi candaan segar. Kemampuan ini bukan muncul begitu saja, pasti ada keterampilan, entah karena terlatih lewat keseharian belajar ataupun pergaulan.

Tersenyum lebar bibir ini mendengar kisah beliau dengan humor diantara teman semasa kuliah di Jerman. Karena kemampuannya berbahasa Jerman diatas rata-rata orang asing. Terlontar pertanyaan teman-teman, darimana asal usul beliau sehingga menguasai bahasa Jerman dengan fasih?. Santai beliau menjawab bahwa ayahnya seorang kanibal dan memakan daging orang Jerman. Terdengar kocak dan lucu.

Duka mendalam menyelimuti negeri ditinggalkan oleh putra terbaik yang dimiliki bangsa. Ia seorang teknokrat kebanggaan dunia. Menciptakan pesawat dan menemukan tehnik pendaratan dengan lembut, tidak terguncang. Dan seluruh pesawat di dunia menggunakan temuan dari BJ Habibie. Bagaimana mungkin kepintaran yang di dapat tanpa kerja keras?. Belajar dan keingintauan yang tinggilah faktor penentunya. Masih segar dalam ingatan seorang Hanung Brahmantyo bagaimana sikap seorang Habibie bekerja sama dalam pembuatan kisah cintanya difilmkan. Khawatir akan ditolak atau dikoreksi skenario yang telah disiapkan. Diluar dugaan ternyata beliau hanya mengatakan bahwa dia jago bikin pesawat dan Hanung hebat membuat film, maka semua diserahkan kembali agar diatur sesuai kepintaran msing-masing. Akhirnya semua berjalan lancar dan filmnya meledak dipasaran. Kenangan indah diperlakukan layak serta penuh penghargaan oleh beliau membuat sutradara film terkenal ini merasa sedih sekaligus makin bangga.

Harapan beliau kepada pemuda bangsa jadilah anak muda yang produktif agar menjadi pribadi profesional dan terus berpegang dan tidak melupakan iman dan takwa. Itulah sebabnya mengapa kita ada di dunia. Tuhan memberi kesempatan menikmati hidup singkat yakni 24 jam setiap hari. Terus bekerja keras tidak boleh lelah dan tidak boleh kalah. Jadilah pemenang kehidupan. Masa depan negeri ada padamu wahai pemuda. Kalau bukan kalian siapa lagi yang akan membangun bangsa. Jangan mengharapkan orang lain datang membangun negeri ini. Kecintaan terhadap negeri diwujudkan dalam setiap hal yang menghebatkn diri. Menjadi terdepan dan berprestsi dalam keahlian masing-masing. Teruslah mengasah diri dan belajar. Dalam hidup harus memiliki mental kuat dan terus bergerak. Ibarat sepeda. Jika tidak dikayuh maka dipastikan akan terjatuh. Untuk itu kayuh dan bergeraklah agar roda kehidupan terus berjalan secara dinamis.

Kebisaan Habibie selain briliyan, beliau juga pintar membuat puisi. Tepatnya beliau sangat multi talenta. Kenangan yang tidak pernah hilang adalah warisan beliau mengenai apa arti men-cinta. Cinta pada pasangan, cinta pada keluarga juga cinta akan tanah air dan Allah. Cinta kepada Allah adalah wujud kehidupan yang tertinggi. Beliau sangat gigih berjuang dengan semangat iptek dan imtaq. Memadukan ilmu pengetahun dan teknologi seiring dengan ilmu iman dan takwa. Ilmu tanpa cinta terasa kering. Cinta adalah energi positif yang bisa menggerakkan kehidupan menjadi lebih indah.

Beliau juga dikenang sebagai bapak teknologi. Pesannya jadi memimpin harus memiliki karakter dengan memahami IPTEK dan IMTAQ. Berlapang dada menerima kritik, mau belajar, rendah hati memahami kekurangan orang lain. Senantiasa mau belajar, tumbuh dalam berbagai aspek dan mengedepankan kasih sayang.

Terima kasih Bapak BJ Habibie sudah jadi inspirasi tentang betapa pentingnya IPTEK, semoga dijemput pesawat super canggih melesat dan nyaman milik armada Ilahiyah. Alfatihah. (Mks/IGA.K).

Register For Vote