Konferensi Internasional Stemcell Hadirkan Spesialis Bedah Plastik Dunia

blog-detail.jpg

Konferensi internasional stemcell untuk pertama kalinya digelar di Sulsel. Konferensi internasional yang dirangkaikan dengan simposium dan workshop tersebut akan menghadirkan beberapa spesialis bedah plastik dari berbagai negara di dunia sebagai pembicara.

 

Ketua Panitia Pelaksana, Dr. dr Fonny Josh Sp Bp-RE(K), mengatakan, konferensi internasional stemcell tersebut akan dirangkaikan dengan scientific simposium, workshop, dan publik simposium atau simposium untuk awam. Saat ini, terapi stemcell tidak perlu lagi dilakukan ke luar negeri, tetapi juga sudah bisa dilakukan di Makassar. 

 

"Tidak perlu lagi bayar mahal-mahal untuk keluar negeri. Dengan adanya acara ini, kami ingin supaya masyarakat itu mengerti bahwa sebenarnya yang dimaksud stemcell itu apa, terus bagaimana dipakainya, karena selama ini pemahaman masyarakat terkait stemcell agak melenceng. Apalagi, banyak perusahaan-perusahaan obat atau online yang menjual produk yang mereka sebut stemcell dengan harga yang sangat mahal," terang dr Fonny, usai bertemu Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo, di Kantor Gubernur, Senin (18/4).

 

Khusus di Indonesia, kata dr Fonny, ada 13 rumah sakit yang sudah mendapatkan izin dari Kementerian Kesehatan untuk menyelenggarakan stemcell. Rumah Sakit Unhas adalah rumah sakit ke-13, yang mendapatkan SK dari Kementerian Kesehatan.

 

"Kami berharap seluruh dokter yang ada di Sulsel bisa ikut serta. Sedangkan untuk simposium orang awam, pesertanya dari masyarakat umum yang mempunyai minat untuk mengetahui stemcel, cara kerjanya, dan teknologi baru yang akan dipakai. Kami juga akan bahas terapi anti aging, terapi jika mau tetap muda, atau yang mau kulitnya kencang," jelasnya.

 

Dokter spesialis bedah plastik ini menambahkan, konferensi ini akan dihadiri oleh Wakil Presiden RI HM Jusuf Kalla, 28 April mendatang, di Hotel Clarion Makassar. Sedangkan beberapa pembicara yang hadir diantaranya dari Belanda, Jepang, dan Amerika.

 

Sementara, Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo, menilai, stemcell sudah menjadi kebutuhan dan harapan baru seluruh kehidupan manusia yang ada di dunia. Stemcell merupakan penanganan kesehatan yang lebih modern dan mutakhir. 

 

"Kalau mau stemcell, tidak perlu ke Jakarta, Surabaya, atau keluar negeri. Di Makassar sudah bisa stemcell. Banyak hal yang bisa diperbaiki dari stemcell," kata Syahrul.

 

Senin, 18 April 2016 (Dw/Hr)

 

Register For Vote