Profil Provinsi

KONDISI UMUM

GEOGRAFI:

Letak Wilayah Sulawesi Selatan 0o12’ – 8’ Lintang Selatan dan 116o48’ – 122o36’ Bujur Timur yang dibatasi Sebelah Utara Sulawesi Barat, Sebelah Timur Teluk Bone dan Sulawesi Tenggara, Sebelah Barat Selat Makassar, Sebelah Selatan Laut Flores.

Luas Wilayah Sulawesi Selatan 46.717,48 km2 dengan Jumlah Penduduk Tahun 2012 ¬+ 8.214.779 Jiwa dengan Kepadatan Penduduk 175,84 Jiwa/km2 yang tersebar di 24 Kabupaten/Kota yaitu 21 kabupaten dan 3 kotamadya, 304 kecamatan, dan 2.953 desa/kelurahan, yang memiliki 4 suku daerah yaitu suku Bugis, Makassar, Mandar dan Toraja.

VISI DAN MISI SULAWESI SELATAN 2018 – 2023

VISI

“Sulawesi Selatan yang Inovatif, Produktif, Kompetitif, Inklusif dan Berkarakter”

MISI

  1. Pemerintahan yang berorientasi melayani, inovatif, dan berkarakter.
  2. Peningkatan infrastruktur yang berkualitas dan aksesibel.
  3. Pembangunan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru yang produktif.
  4. Pembangunan manusia yang kompetitif dan inklusif.
  5. Peningkatan produktivitas dan daya saing produk Sumber Daya Alam yang berkelanjutan.

PROGRAM UNGGULAN

  1. Baruga pelayanan masyarakat.
  2. Pengelolaan pemerintahan yang bebas KKN.
  3. Pengelolaan anggaran yang transparan.
  4. Sistem kepegawaian berbasis meritokrasi.
  5. Manajemen berbasis kinerja.
  6. Perbaikan tata kelola aset dalam rangka peningkatan sumber-sumber pendapatan daerah.
  7. Pemberian insentif anggaran kepada kabupaten/kota yang memiliki program inovatif dan strategis.
  8. Sistem pelayanan satu loket.
  9. Pelaksanaan monitoring, evaluasi, dan akuntabilitas kinerja pembangunan yang efektif.
  10. Memprioritaskan pembangunan 1.500 km jalan provinsi.
  11. Mendorong pembangunan pelabuhan-pelabuhan ekspor, penumpang dan feeder untuk menunjang pusat-pusat pertumbuhan ekonomi dan mengembangkan interkonektivitas pulau-pulau Sulawesi Selatan.
  12. Mengakselerasi pembangunan modal transportasi kereta api yang aksesibel.
  13. Membangun bandara baru dan meningkatkan kapasitas bandara yang sudah ada di pusat-pusat  pertumbuhan ekonomi baru dan destinasi wisata unggulan Sulawesi Selatan.
  14. Membangun infrastruktur penyuplai energi, dengan perhatian khusus terhadap energy terbarukan.
  15. Membangun infrastruktur manajemen Sumber Daya Air (Waduk, Irigasi, Pengelolaan Air Bersih).
  16. Pemetaan wilayah pertumbuhan ekonomi baru dan pembangunan sumber data asset pertanian (Misal: lahan tidur, irigasi, lahan produksi) secara menyeluruh.
  17. Penguatan kerjasama antar daerah pusat-pusat pertumbuhan ekonomi.
  18. Pengembangan sektor unggulan ekonomi berbasis wilayah : pertanian, perkebunan, kehutanan, perikanan, kelautan, dan pariwisata.
  19. Peningkatan kapasitas dan kompetensi SDM petani dan nelayan yang menunjang sektor unggulan ekonomi dengan membangun lembaga riset pertanian dan perikanan sebagai pusat pengembangan produk unggulan Sulawesi Selatan.
  20. Peningkatan kesejahteraan petani dan nelayan khususnya yang kurang mampu melalui penyediaan micro-financing, penyediaan teknologi, pembangunan infrastruktur pertanian dan kelautan, serta pengembangan pasca panen (off farm) melalui peran serta koperasi.
  21. Pengembangan destinasi wisata unggulan Sulawesi Selatan berbasis wisata alam, budaya, dan buatan yang terkoneksi dengan wisata nasional dan internasional.
  22. Pencapaian LPM Sulawesi Selatan menjadi 10 besar di Indonesia.
  23. Pemberian gizi bagi ibu hamil dan menyusui pada periode emas (1000 hari pertama anak) bagi keluarga tidak mampu.
  24. Pembangunan Rumah Sakit Umum Regional dengan standar Layanan internasional yang tersebar di seluruh wilayah Sulawesi Selatan sebagai rumah sakit rujukan.
  25. Pemberian beasiswa pendidikan bagi dokter untuk mengambil pendidikan spesialis sebagai ujung tombak penguatan Rumah Sakit Regional Sulawesi Selatan.
  26. Pembangunan Sekolah-Sekolah Kejuruan baru dan revitalisasi Sekolah Kejuruan yang sesuai dengan potensi wilayah dan kebutuhan pasar.
  27. Membangun koordinasi untuk penguatan peran PAUD dan Sekolah Dasar dalam pembangunan karakter anak-anak dengan nilai nasionalisme, agama dan budaya Sulawesi Selatan.
  28. Meningkatkan koordinasi dengan lembaga terkait dalam menekan sekecil mungkin peredaran narkoba di Sulawesi Selatan.
  29. Pembangunan kepemudaan melalui pengembangan, pemberdayaan, dan kemandirian pemuda, khususnya di bidang olahraga dan seni serta industri kreatif.
  30. Pemberdayaan penyandang disabilitas secara berkelanjutan.
  31. Perbaikan tata kelola Sumber Daya Alam dengan memperhatikan daya dukung lahan.
  32. Peningkatan pengetahuan budidaya masyarakat untuk mengoptimalkan hasil budidaya dan hasil produksi.
  33. Diversifikasi produk dan peningkatan kualitas dan daya saing hasil sektor unggulan ekonomi.
  34. Perbaikan tata niaga dan perluasan pangsa pasar produk unggulan ekonomi.

KONDISI SULAWESI SELATAN

KONDISI EKONOMI :

  • Ekonomi Sulsel bertumbuh 7,78 persen pada tahun 2008 dan tumbuh sebesar 6,20 persen tahun 2009 atau 7,34 persen (tanpa nikel);
  • Pertumbuhan Ekonomi Triwulan I tahun 2010 mencapai 7,77 persen dan diperkirakan pada Triwulan II mencapai 8,02 persen;
  • PDRB tahun 2009 (ADHK) sebesar Rp 47,31 Triliun dan 99,90 Triliun (ADHB);
  • Pendapatan Perkapita Rp 12,63 Juta pada tahun 2009.

KONDISI SOSIAL : 

  • Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Sulawesi Selatan tahun 2008 mencapai 70,22;
  • Angka Harapan Hidup 69,60 tahun 2008;
  • Penduduk miskin 12,31 persen tahun 2009 yang berjumlah 963,6 ribu;
  • Tingkat Pengangguran 8,90 persen pada tahun 2009 yang berjumlah 296.559 orang.

Register For Vote