Pembangunan Kereta Api Trans Sulawesi tahap pertama dari Kota Makassar hingga Kota Pare-Pare yang sempat terhenti karena kekurangan anggaran dipastikan akan kembali dilanjutkan tahun 2017 mendatang.
Wakil Gubernur Sulsel Agus Arifin Nu'mang saat di temui di ruang kerjanya beberapa waktu lalu mengaku, telah melakukan pertemuan dengan Dirjen Perkeretaapian yang memastikan pada tahun depan pembangunan kereta api Trans Sulawesi mendapatkan anggaran dari pemerintah pusat sebesar 1,4 triliun rupiah.
Pembangunan kereta api yang sudah selesai di Kabupaten Barru akan dilanjutkan ke Kota Pare-Pare dengan mulai melakukan pembebasan lahan serta beberapa terminal.
Agus juga mengaku, pembangunan kereta api di Sulsel sudah menjadi program prioritas nasional mengingat provinsi ini mempunyai penduduk yang cukup besar dengan pertumbuhan ekonomi yang terus meningkat.
Agus menambahkan, hadirnya kereta api trans Sulawesi dipastikan akan semakin meningkatkan ekonomi masyarakat mengingat mobilitas barang, jasa maupun manusia semakin mudah dan murah.
Jumat, 23 Desember 2016 (Srf/Er)