Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJSTK) Kantor Cabang Makassar menggelar acara Penyerahan Kartu secara simbolis kepada perwakilan dari 7200 pekerja Bukan Penerima Upah (BPU) di Wilayah Sulawesi Selatan dan Barat yang menerima bantuan tanggung jawab sosial perusahaan dari Bank Sulselbar di Hotel Grand Clarion Makassar, Selasa (18/10/2016).
Kegiatan ini merupakan yang pertama kali yang melibatkan banyak peserta sehingga tercatat dalam Museum Rekor Indonesia (MuRI).
Penyerahan kartu secara simbolis ini disaksikan dan diserahkan langsung oleh Direktur Utama BPJSTK, Agus Susanto, Gubernur Sulsel, H. Syahrul Yasin Limpo, dan Direktur Utama Bank Sulselbar, H. A. Muhammad Rahmat kepada Perwakilan dari pekerja BPU. Pekerja BPU ini adalah para pekerja yang bergerak di sektor informal, seperti nelayan, pedagang, tukang ojek, petani, loper koran dan lain sebagainya.
Para pekerja BPU yang menerima bantuan CSR berupa kepesertaan program BPJSTK merupakan para pekerja yang berada di wilayah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat. Mereka mendapat kepesertaan cuma-cuma dalam program BPJSTK selama 3 bulan pertama.
Direktur Utama BPJSTK, Agus Susanto dalam sambutannya mengatakan bahwa pemberian bantuan dana CSR ini merupakan salah satu upaya untuk menumbuhkan kesadaran para pekerja BPU di Sulselbar agar menyadari arti penting perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan dalam menjamin kehidupan yang sejahtera.
“Kepesertaan cuma-cuma yang merupakan dana CSR dari Bank Sulselbar ini diberikan untuk menstimulasi para pekerja agar mereka mampu melanjutkan kepesertaan program BPJSTK mereka secara mandiri atas kesadaran sendiri,” jelasnya.
Agus berharap, melalui dana CSR ini, para pekerja bisa mendapatkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan dan meningkatkan kesadaran mereka akan pentingnya perlindungan dalam bekerja.
Kegiatan yang dihasilkan dari sinergi antara BPJSTK dengan Bank Sulselbar ini merupakan salah satu upaya dalam memberikan perlindungan kepada seluruh pekerja di Indonesia yang diharapkan dapat memicu implementasi akuisisi kepesertaan informal kerjasama perbankan di seluruh Indonesia.
Sementara, Gubernur Sulsel, H. Syahrul Yasin Limpo dalam sambutannya sangat mengapresiasi terselenggaranya kegiatan ini. “Hari ini dalam pendekatan apapun terima kasih Bank Sulsel, saya bangga kita mau melangkah kecil, sekecil apapun. Saya memang mengharapkan Hari jadi Sulsel ke-347 ini rakyat Indonesia yang ada di Sulsel bisa tersenyum, karena semua ada manfaatnya, “kata Syahrul disambut tepuk tangan hadirin.
“Dalam rangka HUT Sulsel ke-347 tahun 2016 ini, Pemerintah Prov Sulsel membuat Gerakan 1000-G (Gerakan 1000 Perbaikan). Tidak boleh tidak, kita semua harus melangkah. Para perbankan melangkah dan ternyata gerakan itu pada hari ini kita berhasil memperoleh penghargaan dari MuRI,”beber Syahrul.
“Prestasi seperti itu artinya mungkin tidak banyak tapi itu menandakan bahwa ada sesuatu yang sudah kita buat untuk kepentingan orang banyak dan hari ini kita sudah buktikan itu, “ujarnya.
“Lakukan pergerakan 1000 kebaikan, mungkin setiap tahun dilakukan, mungkin setiap bulan dilakukan, mungkin setiap hari dilakukan. Jika ini hadir maka hadirlah Republik yang semakin baik, yang mampu kita bangun secara bersama, terutama untuk daerah Sulawesi Selatan. Apalagi saat ini Prov Sulsel adalah Provinsi dengan pertumbuhan ekonominya sebesar 8,6 %, tertinggi di Indonesia. Jadikan Sulawesi Selatan ini contoh bagi provinsi lainnya. Mari kita bangun daerah kita agar semakin maju dan lebih baik lagi,”pungkas Syahrul.
Selasa, 18 Oktober 2016 (Er/Rst)