Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah menegaskan Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) sulsel mempunyai perang strategis membantu pemerintah dalam penanganan covid-19.diantaranya dengan Menciptakan masyarakat yang sadar akan protokol kesehatan.

Hal ini diungkapkan Gubernur Sulsel saat melantik dan melakukan pengambilan sumpah anggota KPID Sulsel Periode 2020-2023.Dirumah jabatan Gubernur Jum'at (27/11).

Gubernur Sulsel mengatakan salah satu program Pemerintah Sulsel adalah Trisula dengan mendorong edukasi dan penyuluhan bagi masyarakat untuk menjaga kesehatan dan mengikuti protokol secara ketat.

"Disini KPID memiliki kekuatan meminta seluruh lembaga penyiaran membantu pemerintah dalam penanganan covid-19. Menciptakan masyarakat yang sadar akan protokol kesehatan."Ungkapnya.

Ia berharap KPID sulsel menjadi Mitra strategis pemerintah untuk memutus mata rantai covid-19.

"Saya titip pada teman-teman KPID kita bersama-sama dengan lembaga penyiaran lain untuk lebih mengangkat daya ungkit kita dalam penerapan protokol kesehatan, ditengah masyarakat,"harapnya.

Gubernur Sulsel juga mengaku di era globalisasi, kebutuhan pokok masyarakat bukan hanya sandang, pangan dan papan. Namun, informasi juga menjadi kebutuhan pokok yang disiarkan melalui lembaga penyiaran.

"KPID hadir dalam rangka melakukan pembinaan pada seluruh lembaga penyiaran sehingga menciptakan siaran berkualitas dan meningkatkan kualitas dalam berbagai aspek kehidupan,"pungkasnya.

Mantan Bupati Bantaeng ini juga menyampaikan selamat atas mereka yang dilantik.

"Selamat buat seluruh anggota KPID sulsel yang sudah dilantik dan terima kasih kepada pengurus sebelumnya atas pengabdiannya,"tutupnya.

Diketahui anggota KPID Sulsel yang dilantik diantaranya, Mattewakkang, Riswansyah Muchsin, A. Muh Ilham, Irwan Ade Saputra, Abdi Rahmat, Sitti Hamidan dan Hasrul Hasan.

Jumat, 27 November 2020 ( Diskominfo)