Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo, mendukung secara penuh pelaksanaan Makassar Internasional Eight Festival and Forum (F8) yang dilaksanakan Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar. Ia pun siap memberikan fasilitasi yang dibutuhkan Pemkot Makassar untuk kelancaran acara tersebut.
"Pada dasarnya, apapun fasilitasi dan kemampuan yang kami miliki siap diberikan, diminta ataupun tidak. Posisi gubernur, memang memback up kabupaten dan kota, yang pasti tujuannya untuk rakyat," kata Syahrul saat menerima kunjungan Walikota Makassar, Moh. Ramdhan “Danny” Pomanto, di Kantor Gubernur, Senin (29/8/2016).
Menurut Syahrul, pelaksanaan Makassar Internasional Eight Festival and Forum (F8), bukan hanya sekedar festival. Tapi, melegitimasi bahwa Sulsel, khususnya Makassar menjadi pilar kekuatan nasional. Meskipun kondisi ekonomi agak turun, tetapi Walikota Makassar mampu menjaga terlaksananya event nasional maupun internasional di Kota Makassar.
"Semua harus turun tangan, festival ini sangat menarik. Ada kuliner, fashion, musik, dan lain-lain," kata Syahrul.
Kepada Danny, Syahrul juga menitipkan pesan agar Pemkot Makassar turut menjaga Benteng Rotterdam, yang tidak dimiliki daerah lain. "Saya hanya titip, Rotterdam itu aset yang tidak dimiliki daerah lain. Rotterdam, CPI, silakan dipakai. Asalkan semuanya untuk rakyat," pesan Syahrul.
Sementara, Danny Pomanto, melaporkan, kegiatan Makassar Internasional Eight Festival and Forum (F8) akan dimeriahkan peserta dari berbagai negara. Hingga saat ini, yang pasti akan mengikuti event tersebut sekitar 15 negara dan kemungkinan masih akan bertambah. Seperti India, Norwegia, Australia, dan lain-lain.
"Kegiatan akan dipusatkan di sepanjang Pantai Losari pada awal September nanti," kata Danny.
Untuk pelaksanaan F8 tersebut, kata dia, sesuai kepanjangannya akan menghadirkan berbagai ajang spesial seperti festival Film, Fashion, Food, Flowers, Fine Art, Folks, Fusion Jazz, hingga Fixion Writer.
Senin, 29 Agustus 2016 (Dw/Hr)