Gubernur Sulsel, DR. H. Syahrul Yasin Limpo,SH.,M.Si.,MH secara langsung hadir dalam peringatan Hari Jadi Kabupaten Pangkep ke-57 tahun. Puncak peringatan itu dipusatkan di Pulau Camba-cambang, Rabu (1/3/2017). Dalam moment itu, Syahrul memberikan bantuan sebesar Rp 1 miliar. Termasuk meminta kepada Dinas Perkebunan Sulsel membagikan seribu bibit kelapa untuk masyarakat di daerah kepulauan.

Dalam puncak peringatan Hari Jadi Pangkep ini juga dilakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU), antara Bupati Pangkep, Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan, dan Bank Sulselbar tentang percepatan akses kredit sektor kelautan dan perikanan di Kabupaten Pangkep.

Syahrul berharap, agar Bank Sulsel mengucurkan kredit hingga Rp100 miliar khusus di Pangkep. "Jeruk Pangkep jangan dianggap kecil. Kita seriusi. Lada, cengkeh sekarang harganya mahal dan dulu Pangkep miliki itu. Kita kembalikan. Bank Sulsel gulirkan sampai Rp 100 miliar disini," pinta mantan Bupati Gowa dua periode ini.

Gubernur mengungkapkan, Kabupaten Pangkep memiliki banyak pulau potensial yang bisa dikembangkan menjadi daerah pariwisata. Ia meminta agar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pangkep menyiapkan satu pulau khusus yang bisa dikembangkan bersama untuk skala internasional.

Tak lupa, Syahrul menyampaikan apresiasi atas kemajuan Kabupaten Pangkep yang dicapai saat ini. Angka kemiskinan turun, pertumbuhan ekonomi melampaui nasional, dan pendapatan rakyat yang meningkat tajam.

Sementara itu, Bupati Pangkep, Syamsuddin Hamid, mengatakan, peringatan Hari Jadi Pangkep sengaja dipusatkan di Pulau Camba Cambang, untuk ‎menunjukkan komitmen Pemkab Pangkep dalam membangun wilayah kepulauan. 

Selain itu, pihaknya juga sementara mengembangkan wisata bahari dan menjadikan Pulau Camba- Cambang sebagai sentra wisata bahari.

"Berbagai upaya pembangunan telah dilakukan di semua sektor. Di bidang pendidikan, kami meningkatkan angka lama sekolah dari 6 tahun menjadi 7,5 tahun. Tahun ini, kami juga mengalokasikan anggaran SPP gratis untuk mahasiswa," katanya.

Khusus sektor ekonomi, Bupati Syamsuddin mengaku, Pemkab Pangkep meningkatkan produksi komoditas unggulan rata-rata di atas 5 persen. Peningkatan ini secara signifikan memacu pertumbuhan ekonomi Pangkep di angka 9 persen, dan pendapatan per kapita rakyat yang menembus Rp 47 juta.

Rabu, 1 Maret 2017 (AK/Na)