Masa jabatan Gubernur Sulawesi Selatan, Syahrul Yasin Limpo akan berakhir 8 April mendatang. Jumat (6/4/2018) adalah hari terakhir Syahrul Yasin Limpo berkantor sebagai Gubernur Sulsel.

Sesuai jadwal yang ada, agenda yang akan dihadirnya tidak putus mulai dari pagi hingga malam. Agenda pertama menghadiri Apel Akbar di Lapangan Upacara Kantor Gubernur Sulsel pada pukul 07.30 Wita.

Usai upacara, Ia masih harus menandatangani beberapa berkas, dalam sehari minimal Ia menandatangani 280 berkas.

Sebelumnya, saat sampai di ruang kerja, Syahrul terlebih dahulu mengambil air wudhu, lalu melaksanakan salat dhuha. Usai berdoa, Syahrul langsung menuju meja kerja untuk menandatangani sejumlah surat. 

Syahrul Yasin Limpo mengatakan, setiap hari tak kurang dari 280 surat yang ia tanda tangani. Katanya, tidak harus di kantor gubernur Sulsel, kadang dilakukan di mobil atau dimana saja.

Bahkan Ia mengajak media yang hadir langsung ke jantung ruangan tempatnya kerja tersebut untuk melihat bagaimana Ia bekerja sehari-hari.

Diruangan berukuran 12 X 6 meter tersebut didominasi warna coklat kayu, lengkap dengan beberapa foto Syahrul dan keluarga.

"Saya tidak harus tandatangan di sini, di warung kopi biasa. Inikan hanya kantor representatif gubernur tetapi Gubernur Sulsel tidak berkantor, saya kantornya di jalan," kata Syahrul.

Berkas yang masuk diselesaikan dalam waktu dua jari jika tida bersoal, berkas-berkas ini minimal telah melalui lima tahap.

"Biar rakyat dapat kepastiannya, dua hari, sebelum saya tandatangani minimal lima tingkat orang dibawah saya sudah periksa," ungkapnya.

Di ruang kerjanya tersebut Ia menandatangi berkas sekitar 10 menit. Ia menerima pertanyaan sejumlah media dan mengajak "tour" awak media disekitar ruang kerjanya.

Jumat, 6 April 2018 (Srf/Er)