website resmi pemerintah provinsi sulawesi selatan http://sulselprov.go.id

Juara Lomba Sekolah Sehat Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2016

  • 4723 pengunjung
  • 7762 hits
  • 07 Mar 2016
Juara Lomba Sekolah Sehat Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2016

Kab. Bone, Kab. Soppeng, Kab. Tana Toraja dan Kab. Jeneponto Mewakili Prov. Sulawesi Selatan dalam Lomba Sekolah Sehat Tahun 2016 Tingkat Nasional

Lomba bergengsi di bidang Sekolah Sehat tingkat Provinsi Sulawesi Selatan telah dilaksanakanBerdasarkan hasil keputusan rapat Tim Penilai Lomba Sekolah Sehat TingkatProvinsi Sulawesi Selatan pada tanggal 29 Februari 2016. Adapun Juara pada setiap tingkat pendidikan yaitu ;

I.           Tingkat TK/RA

-      Juara 1 TK. Pertiwi Takalala Kab. Soppeng

-      Juara 2 TK. Bhayangkari 9 Kab. Bone

-      Juara 3 TK. Neg. 1 Sabbang

II.        Tingkat SD/MI

-              Juara 1 SD Katolik Renya Rosari Kab. Tana Toraja

-              Juara 2 SD YPS Lawewu Kab. Luwu Timur

-              Juara 3 SD Neg. 44 Kota Palopo

III.     Tingkat SMP/MTs.

-              Juara 1 SMP Neg 3 Tellu Siattinge Kab. Bone

-              Juara 2 SMP Neg. 1 Donri Donri Kab. Soppeng

-              Juara 3 SMP Neg. 5 Kabere Kab. Enrekang

IV.       Tingkat SMA/MA dan SMK

-      Juara 1 SMK Neg. 1 Kab. Jeneponto

-      Juara 2 MAN 1 Kab. Bulukumba

-      Juara 3 SMK Neg 1 Kab. Pinrang

Demikian disampaikan Kabag Pemuda Olahraga, Pendidikan dan Seni Budaya Biro Bina Kesejahteraan Sekretariat Daerah Prov Sulsel, Drs. H. MAKMUR IDRUS dalam acara Penilaian LSS-UKS Tingkat Provinsi Tahun 2016, di Sekertariat TP. UKS/M Provinsi Sulawesi Selatan, Senin (29/2/2016).

Drs. H. Makmur Idrus menjelaskan pada tahun 2015 Provinsi Sulawesi Selatan  berhasil menjuarai 2 (dua) Lomba Sekolah Sehat Tingkat Nasional dengan kategori Best Achievment dan Best Performance  untuk TK/RA dan SMP. Untuk itu semua Juara pertama semua tingkat Pendidikan akan mewakili Provinsi Sulawesi Selatan dalam Lomba Sekolah Sehat Tingkat Nasional Tahun 2016 yang akan diverifikasi oleh Tim Penilai LSS Tingkat Nasional pada pertengahan Bulan Maret 2016.

"Semoga Tahun 2016 ini Provinsi Sulawesi Selatan  dapat mengulang prestasi serupa dan Provinsi Sulawesi Selatan  menjadi salah satu pemenang dalam berbagai kategori LSS tahun mendatang," harapnya.

H. Makmur Idrus menambahkan, LSS bukan merupakan ceremonial belaka. Melainkan salah satu upaya pembinaan dan mengevaluasi program UKS yang berdampak positif terhadap anak didik dalam rangka pengembangan kualitas SDM seutuhnya.

"Kebiasaan hidup sehat ini diharapkan mampu mengubah pola hidup sehat masyarakat melalui sekolah. Sehingga dapat mewujudkan peningkatan kualitas SDM di masa yang akan datang," tambahnya.

Kedepan pihaknya berharap dapat mencapai target program UKS dalam rangka mewujudkan strata UKS serta tersedianya konseling kesehatan reproduksi remaja di sekolah.

"Sehingga diharapkan seluruh siswa memperoleh jaminan kesehatan melalui dana sehat UKS yang bekerja sama dengan sarana pelayanan kesehatan terdekat", ujarnya.

Drs. H. Makmur Idrus menjelaskan, dalam membina dan mengembangkan kebiasaan hidup sehat harus dilakukan secara terpadu, terkoordinasi dan terencana. Selain itu melibatkan unsur pemerintah, masyarakat sekolah dan masyarakat sekitar sekolah.

"Diperlukan komintmen yang tinggi, khuhusnya Tim Pembina UKS/M Kabupaten Kota dan Kecamatan serta dukungan kebijakan dari pemerintah dan legislatif di berbagai tingkat administratif", jelasnya.

Senin, 7 Maret 2016 (B. Kesra)

Terkait

    • 1666 pengunjung
    • 1400 hits
    • 29 01 2016

    PT Angkasa Pura I Makassar sediakan dana Rp 700 miliar untuk pembebasan lahan Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar seluas 80 hektar. Selengkapnya.

    • 595 pengunjung
    • 730 hits
    • 14 02 2016

    Sebagai salah satu organisasi terbesar di Indonesia, Fatayat Nahdlatul Ulama khususnya wilayah Sulsel, diharapkan dapat menjadi barometer kemajuan perempuan di Indonesia. Selengkapnya.

    • 674 pengunjung
    • 878 hits
    • 18 02 2016

    Bisnis jasa pengiriman barang memang memiliki prospek yang cerah saat ini, terlebih lagi, banyak yang menggunakan jasa pengiriman barang oleh para pelaku bisnis terutama para penjual barang melalui teknologi informasi secara online. Prospek dan peluang usaha jasa pengiriman barang sangat menjanjikan, namun optimalnya perlu dilakukan riset lebih lanjut.

    Hal ini diungkapkan oleh Kepala Biro Kerjasama Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, Dr. Fashari Raja Milo, MM, saat membuka acara Diskusi Panel ALFI/ILFA Provinsi Sulawesi Selatan, berlangsung di Hotel Gran Clarion Makassar, Kamis (18/02/2016). Diskusi ini mengambil tema “Inovasi Layanan Bisnis Jasa Loghistik di Tahun 2016”.

    “Kedepan segala sektor usaha baik jasa maupun produksi, tidak lagi membutuhkan tenaga padat karya, sarana dan prasarana seperti ruang kantor, gudang dan tenaga kerja fisik, namun kedepan dengan semakin majunya sistim teknologi informasi sangat dimungkinkan barang yang diangkut dengan memanfaatkan sistem teknologi informasi melalui perdagangan (e-commerce),”terangnya.

    “Pemerintah saat ini telah memperioritaskan pembenahan sistim logistic nasional untuk 5 tahun kedepan dengan menitikberatkan pada peningkatan aktivitas perdagangan domestik. Hal ini dilakukan guna menekan ratio biaya logistic terhadap PDB (produk Domestik Bruto) dari 23,6  % pada tahun 2015 menjadi 19,2 % pada tahun 2019,”jelasnya.

    Untuk itu kita sepatutnya mendukung percepatan embenahan logistic dan kapasitas produksi pangan untuk menjaga stabilitas harga di daerah yang pada gilirannya akan mendukung upaya pencapaian sasaram inflasi nasional 4 % pada atahun 2016 dan 2017 mendatang,”tambahnya.

    “Beberapa capaian hasil produksi komoditas unggulan Sulsel seperti : beras surplus 3 juta ton mampu mensuplai 16 Provinsi khususnya Kawasan Timur, produksi jagung sebesar 1,5 juta ton, produksi rumput laut, 1,5 juta ton, produksi kakao sebesar 300 ribu ton, udang berproduksi 22,200 ton dan populasi sapi 1 juta ekor,” katanya.

    Ia berharap kepada semua stakeholder yang bergerak pada penyedia jasa logistic dan forwarder dapat lebih meningkatkan sumberdaya yang dimiliki, seiring dengan semakin majunya perkembangan teknologi informasi dan transformasi yang ada dan data mengoptimalkan pemanfaatan dan pengelolaan produk unggulan di Sulsel.

    Kamis, 18 Februari 2016 (Ht)

    Selengkapnya.

menu lainnya