Perubahan pengurus dalam suatu organisasi merupakan hal yang sangat wajar bahkan menjadi tuntutan agar terjadi regenerasi, penyegaran dan penyempurnaan guna mendorong agar roda organisasi dapat terus berjalan dan berkembang memiliki jantung yang sehat merupakan impian setiap orang karena dengan jantung yang sehat minimal kita akan terhindar dari momok menakutkan yakni kematian yang disebabkan oleh penyakit jantung.
Demikian diungkapkan Gubernur Sulawesi Selatan, DR.H.Syahrul Yasin Limpo, SH.,M.Si.,MH saat membuka acara Pengukuhan Pengurus Yayasan Jantung Indonesia Cabang Utama Sulsel Masa Bakti Tahun 2016-2021, di Lapangan Upacara Kantor Gubernur, Jumat (23/9).
Menurut Syahrul, serangan penyakit jantung yang sangat mematikan tidak lagi memandang tua atau mudanya usia, maupun status sosial seseorang. Disinilah peran Yayasan Jantung Indonesia, khususnya Cabang Utama Sulawesi Selatan dalam menyikapi persoalan ini, yakni bagaimana meningkatkan kesadaran dan kepedulian masyarakat terhadap pentingnya pencegahan dan penanggulangan secara dini terhadap penyakit jantung.
“Masyarakat harus diberi pemahaman secara terus menerus tentang bahaya dan upaya-upaya pencegahan penyakit jantung termasuk mendorong masyarakat agar lebih aktif berolah raga, khusunya yang bertujuan langsung merawat jantung dan pembuluh darah,”jelasnya.
“Untuk itu, kepengurusan yang baru dilantik dituntut untuk lebih meningkatkan kinerja dan profesional agar misi dari Yayasan Jantung Sehat ini dapat dilaksanakan dengan baik, sehingga dengan demikian diharapkan agar tingginya angka kematian yang disebabkan oleh penyakit jantung dapat diminimalisir,”pungkasnya.
Jumat, 23 September 2016 (YY/Na)