Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Agus Arifin Nu'mang menegaskan bahwa Sulawesi Selatan sangat membutuhkan keterlibatan Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) untuk mendorong kemajuan pertanian dengan memberikan pembinaan pembinaan kepada petani.Hal tersebut sangat beralasan menurut Agus AN karena ekonomi Sulawesi Selatan bertumpu pada sektor pertanian. Dengan demikian menurutnya, kehadiran HKTI dalam membina para petani, maka kedepan Sulawesi Selatan akan terus menjadi salah satu Provinsi penopang pangan yang sangat kuat di Indonesia.

Agus mengakui kalau Sulawesi Selatan kini telag surplus beras 2,2 juta ton pertahunnya, sehingga Sulawesi Selatan memiliki konstribusi pangan beras yang cukup besar. Dimana sekarang Sulawesi Selatan telah memenuhi.kebutuhan akan beras kepada 23 Provinsi yang ada di Indonesia.

Kedepan nantinya, Agus bersama Menteri Pertanian Republik Indonesia akan membuat program yang diberi nama "pemuda bertani". Dimana pada program ini akan mengajak para pemuda untuk menggeluti dan mencintai dunia pertanian.

Hal tersebut disampakannya pada pelantikan dan pengukuhan HKTI Sulawesi Selatan di Hotel Clarion Makassar, Selasa sore, (28/2/2017).

Ketua Umum DPN HKTI, Fadli Zon pada kesempatan itu memuji kemajuan pertanian di Sulawesi Selatan, bahkan menyebutnya Sulawesi Selatan berprestasi di bidang pertanian. Dia juga mengatakan kalau Sulawesi Selatan adalah merupakan lumbung pangan terkuat di Indonesia bagian Timur.

Namun dibalik kesuksesan itu, Wakil DPR RI itu mengakui kalau masih ada persoalan klasik yang dihadapi dalam membangun pertanian, seperti semakin kurang masyarakat yang berminat untuk berprofesi sebagai petani, bahkan masyarakat yang menggeluti sektor pertanian rata rata berusia diatas 50 tahun.

Fadli Zon juga mengakui kalau saat ini tidak ada lagi generasi muda yang berminat menggeluti sektor pertanian. Kurangnya minat generasi muda untuk berprofesi sebagai petani menurut Fadli,  karena masyarakat pada umumnya masih menganggap bahwa menjadi petani itu identik dengan kemiskinan.

Selasa, 28 Februari 2017 (Amr/Er)