Gubernur Sulawesi Selatan, Dr. H. Syahrul Yasin Limpo, SH.,M.Si.,M.H kembali meraih penghargaan pin lencana To Panrita Award dari Yayasan Lembaga Pers Sulawesi Selatan (YLPS2)
Penyerahan penghargaan ini diberikan langsung oleh Ketua YLPS2, M. Dahlan Abu Bakar pada Pembukaan Jambore Pers 2016 di Balai PAUD Makassar, Rabu (28/9/2016).
Dahlan Abu Bakar dalam sambutannya mengatakan, penghargaan ini diberikan kepada Syahrul berdasarkan kemajuan Sulsel dalam kurun waktu lima tahun terakhir, yang juga meningkatkan daya beli produk pers di Sulsel.
"Berdasarkan rilis data Bank Indonesia dan BPS, menginformasikan bahwa kurun waktu lima tahun terakhir, investasi dan deposito Sulsel meningkat di atas rata-rata tingkat nasional. Ini berdampak pada pendapatan per kapita penduduk Sulsel, yang tentunya berpengaruh pada daya beli produk pers di Sulsel," terangnya.
Smentara, Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo menegaskan bahwa Penghargaan ini harus ia pertahankan, dan ia sudah membuktikan bahwa dirinya layak mendapatkan penghargaan itu.
“Setiap saya mendapat award, saya selalu berdoa pada Allah agar tidak kasi maluki dunia akhirat, dan saya kira itulah yang paling penting. Karena apalah artinya lambang-lambang itu tapi besok yang memberikan menyesal karena itu koruptor, itu tukang disogok-sogok dan saya tidak mau seperti itu,” ungkapnya yang disambut tepuk tangan peserta.
“Penghargaan ini menjadi hal yang sangat perlu dipertahankan dan siapapun kita dengan posisi dan peran yang sudah Allah berikan kepada harusnya kita tahu berterima kasih kepada Tuhan dengan cara kita bisa memaknai tugas kita yang punya arti, kita harus maknai keberadaan kita dengan bisa melakukan sesuatu yang kemudian menghadirkan kemanfaatan dan kemaslahatan bagi semua orang,” pesannya.
“Dan saya kira apapun profesi kita, harus bisa berkontribusi pada hadirnya kemajuan. Siapapun kita, terutama pers dan pemerintah harus bias mengartikulasi keberadaannya untuk mendorong sebuah akselerasi yang lebih baik, Negara yang makin bisa diharapkan menjadi makin eksis dan berdaulat serta memajukan kehidupan rakyat,” ujarnya.
Ia berharap, setiap orang dapat bergerak sesuai dengan profesinya, memberi kontribusi hadirnya Negara yang baik, hadirnya masyarakat yang damai, yang bekerja lebih maju, lebih mandiri dan modern. “Itulah yang harus didorong,”ungkapnya.
“Oleh karena itu hari ini kita harus berkomitmen, kita harus maju sama-sama minimal di Sulsel, kita harus lebih mampu memandirikan negeri ini, kita harus mampu membawa dan mendorong teman-teman pers untuk melahirkan kemandirian yang kuat dengan penguatan-penguatan suggesti, penguatan akademik, filosofi, yang harus terdepankan dalam kehidupan dan sekaligus kita menjadi bagian dari modernisasi, dimana modernisasi menuntut adanya demokrat, transparansi dan terjadinya kompetisi secara sehat,” pungkasnya.
Rabu, 28 September 2016 (Er/Na)