website resmi pemerintah provinsi sulawesi selatan http://sulselprov.go.id

Toutoto, Nilai Kebangsaan Tingkatkan Kualitas Kehidupan Bermasyarakat

  • 36 pengunjung
  • 2 hits
  • 13 Apr 2018
Toutoto, Nilai Kebangsaan Tingkatkan Kualitas Kehidupan Bermasyarakat

Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), Tautoto Tana Ranggina hadir pada acara Penutupan Pelatihan untuk Pelatih/Training of Trainers (TOT) Nilai - Nilai Kebangsaan Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas) RI di Hotel Clarion Makassar, Jumat (13/4/2018).

Pelatihan ini diselenggarakan bagi dosen, guru dan Widyaiswara (PNS) di lingkup Provinsi Sulsel yang diikuti oleh 100 orang peserta. Kegiatan ini akan berlangsung selama sepuluh hari.

Tautoto menyampaikan, kegiatan ini memperkuat nilai-nilai dasar kebangsaan guna meningkatkan kualitas kehidupan bermasyarakat berbangsa dan bernegara.

"Terlebih lagi melihat ketekunan dan kesungguhan yang telah ditunjukkan mengikuti kegiatan ini. Saya semakin percaya, peserta semakin memahami tentang apa, mengapa dan bagaimana nilai-nilai kebangsaan ini dapat diimplemetasikan," kata Tautoto.

Tautoto berharap nilai-nilai ini dapat diimplemtasikan di masyarakat. Kegiatan ini juga untuk memperkuat empat Konsensus Dasar Kebangsaan dan merupakan bagian dari proses pembinaan sumber daya manusia.

Empat konsensus tersebut dalam empat pilar, yaitu, wawasan kebangsaan, berkarakter, etika moral budaya dan rasa kebangsaan.

"Terlebih lagi saat ini pengaruh globalisasi yang sedang melanda dunia begitu kuat," sebutnya.

Tautoto juga menyampaikan, setelah pelatihan para peserta dapat aktif mensosialisasikan nilai kebangsaan di lingkungan masing-masing. Kreatif dalam mengembangkan ide-ide dan kegiatan dalam rangka implementasi nilai-nilai yang terkandung dalam empat konsensus dasar kebangsaan. Masukan dari para peserta akan menjadi dasar pertimbangan untuk menentukan kebijakan pembinaan.

Selanjutnya,  tahun 2018 adalah tahun politik, dimana di Sulsel akan dilaksanakan pesta demokrasi,  pemikihan kepala daerah pada 11 kabupaten/kota dan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur. Tautoto meminta untuk menjaga netralitas.

"Oleh karena itu kepada para yang berstatus ASN saya berharap agar menunjukkan netralitas dukungan terhadap calon," harapnya.

Sementara itu, Laksma Dedy Yulianto Deputi Bidang Pemanatapan Nilai-Nilai Kebangsaan Lemhanas RI yang mewakili Gubernur Lemhanas, menyampaikan, kegiatan ini dapat memotivasi peserta dalam menjalankan tugas dan peran masing-masing.

"Kami berharap materi-materi yang telah diterima selama mengikuti kegiatan training of trainers berupa nilai-nilai kebangsaan mampu memotivasi peserta untuk menjalani peran dan tugas masing-masing dengan senantiasa menjunjung tinggi empat konsensus dasar bangsa dengan kapasitas dan kapabilitas Bapak dan Ibu sebagai dosen, guru dan Widyaiswara," ujarnya.

Serta berbekal wawasan kebangsaan yang kuat diharapkan berbagai perbedaan dan permasalahan yang dihadapi dapat diatasi dengan pola pikir, pola sikap dan pola tindak yang komprehensif integral dan holistik dalam rangka menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia di samping itu dapat menjadi panutan dalam mengimplementasikan nilai-nilai kebangsaan.

Jumat, 13 Maret 2018 (Srf/Er)

Terkait

    • 1151 pengunjung
    • 1048 hits
    • 13 01 2016

    Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel meminta Bank Sulselbar memprioritaskan penyaluran kredit ke sektor-sektor produktif untuk peningkatan ekonomi masyarakat. Disamping itu, kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di kalangan perbankan perlu ditingkatkan, baik dari sisi produk dan pelayanan.  Selengkapnya.

    • 1301 pengunjung
    • 1105 hits
    • 27 01 2016

    Keterbukaan informasi publik merupakan hal yang sangat mutlak dilakukan pemerintah saat ini, hal ini berdasarkan undang-undang nomor 14 tahun 2008 yang menyebutkan bahwa badan publik wajib menyampaikan informasi yang seluas-luasnya kepada masyarakat. Hal tersebut mendorong transparansi pemerintah untuk mewujudkan keterbukaan informasi publik dibidang pengadaan barang/jasa pemerintah sesuai dengan prinsip-prinsip pengadaan yaitu efesiensi, efektif, transfarans, terbuka, bersaing adil/tidak diskriminatif  dan akuntabel. Selengkapnya.

    • 1491 pengunjung
    • 1206 hits
    • 28 01 2016

    Kegiatan yang dilaksanakan hingga akhir Tahun 2015 telah menunjukkan suatu kemajuan yang cukup berarti, karena kita telah menunjukkan komitmen yang tinggi terhadap pelaksanaan program dan kegiatan dan apa yang telah dicapai hendaknya menjadi motivasi dalam meningkatkan kinerja demi pembangunan dan kemaslahatan rakyat Sulawesi Selatan. Selengkapnya.

menu lainnya