Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, H. Agus Arifin Nu'mang menekankan bahwa setiap santri yang menempuh pendidikan di pesantren harus dibekali keterampilan khusus yang nantinya dapat bernilai ekonomi, disamping mendapatkan pengetahuan agama yang mendalam.Keterampilan yang dimaksud orang nomor dua di Sulawesi Selatan itu adalah suatu pengetahuan khusus yang diberikan kepada santri yang nantinya dapat diaplikasikan untuk mendukung ekonomi keluarganya, seperti keterampilan bercocok tanam, keterampilan beternak dan keterampilan membuat makanan.
Mantan Ketua DPRD Sulawesi Selatan itu berharap agar nantinya setelah keluar dari pesantren dan bergabung dengan masyarakat umum, mereka dapat mengembangkan keterampilannya. Dia juga mengharapkan agar dalam mengembangkan usaha bercocok tanam dan usaha makanan untuk tidak menggunakan bahan bahan yang bersifat kimiawi.
"Sebaiknya para santri disamping belajar tentang agama Islam, juga sebaiknya dibekali keterampilan membuat makanan atau kue kue yang enak, juga mereka dibina untuk berkebun karena ini dapat menghasilkan nilai ekonomi yang tinggi," harap Agus ketika membuka Kongres X Ikatan Mahasiswa DDI di Pondok Pesantren Ar-Rahman DDI Galla Raya Kecamatan Mandalle Kabupaten Pangkep, Jumat malam (17/2/2017).
Sabtu, 18 Februari 2017 (Amr/Er)