Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan mencatat sebanyak 796 ribu lebih bayi dan balita di Sulsel menjadi sasaran pemberian vaksin polio selama penyelenggaraan Pekan Imunisasi Nasional Polio dari tanggal 8 s/d 15 Maret 2016.
Kepala Dinas Kesehatan Sulsel, dr. H. Rachmat Latif dalam sambutannya pada acara Pencanangan Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio di Baruga Sangiaseri Makassar, Selasa (8/03/2016) menargetkan, dapat menyisir 92 persen dari total bayi dan balita yang ditetapkan sebagai sasaran PIN Polio.
Pihaknya melibatkan 10 ribu vaksinator atau pemberi vaksin untuk merealisasikan target tersebut.
Rahmat menjelaskan, di Sulsel terdapat 9 ribu Pos PIN berupa rumah sakit dan posyandu. PIN Polio diberikan serempak secara gratis kepada anak usia 0-59 bulan tanpa mempertimbangkan riwayat status imunisasi sebelumnya.
Dinas Kesehatan Sulsel memastikan vaksin polio aman, sehingga orang tua tidak perlu khawatir anaknya justru akan sakit pasca imunisasi.
Sementara itu, Gubernur Sulsel, Dr. H. Syahrul Yasin Limpo menyampaikan, apresiasi peran aktif masyarakat membawa anak-anak untuk diberikan imunisasi Polio. Dia mengimbau kepada para orang tua agar tidak mengabaikan PIN Polio yang dapat mengancam jiwa anak-anak kita kedepan.
Selasa, 8 Maret 2016 (Srf/Rs)