Gubernur Sulsel, DR. H. Syahrul Yasin Limpo, SH.,M.Si., MH, meminta agar para pengusaha properti yang berhimpun di organisasi Real Estate Indonesia (REI) Sulsel mencanangkan pembangunan 20 ribu unit rumah. Angka tersebut di atas target REI Sulsel tahun ini, yang hanya 10 ribu unit.
"REI bukan hanya sekedar developer, tapi merupakan bagian untuk memperkuat ekonomi Sulsel. Kalau bisa kita lewati target 10 ribu unit, kenapa tidak kita canangkan 20 ribu unit," kata Syahrul, saat menerima pengurus REI Sulsel, di Ruang Kerja Gubernur, Kamis (3/3/2016).
Syahrul mengungkapkan, jika REI bisa mencanangkan pembangunan 20 ribu unit rumah, maka hal itu akan menjadi langkah pasti hadirnya REI untuk membuat kualitas hidup rakyat makin baik. REI bersama-sama pemerintah, harus bisa menjadi contoh nasional dalam mengakselerasi ekonomi dan kehidupan rakyat.
"Kita samakan persepsi. Ekonomi yang baik akan membuat rakyat mencari rumah yang lebih berkualitas," ujarnya.
Dalam pertemuan itu, Syahrul juga menyoroti pembangunan perumahan yang semakin tidak tertata. Developer seolah sekedar membangun rumah, tanpa memperhatikan beberapa aspek.
"Banyak sekarang perumahan yang dibangun, tapi kemudian tidak ditinggali karena jalanannya rusak dan aksesnya jauh. Meskipun ada yang membeli dengan alasan investasi, itu untuk jangka waktu 15 tahun ke depan. Itu terlalu lama. Saya mau ini ditata. REI kerjasama dengan perbankan dan tata ruang, benahi kualitasnya," pinta Syahrul.
Sementara, Ketua REI Sulsel, Arief Mone, menyambut baik usulan gubernur unruk mencanangkan 20 ribu unit rumah. Apalagi, target REI sebanyak 10 ribu unit itu sudah selesai penetapan lahan, izin, bahkan sudah dalam proses pembangunan.
"Sebenarnya yang target 10 ribu unit itu sudah jalan. Saya optimistis bisa minimal 15 ribu," ujarnya.
Arief menambahkan, pencanangan 20 ribu unit rumah tersebut akan dirangkaikan dengan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) REI yang akan dilaksanakan 16 Maret nanti di Hotel Grand Clarion. Selain itu, juga akan dilakukan Expo REI dengan menggandeng banyak developer.
"Ke depannya, kami akan mencoba mencanangkan 50 ribu unit rumah dalam tiga tahun. Kami juga akan menjajaki pembangunan rumah khusus untuk petani dan nelayan. Intinya, semua difasilitasi untuk mendapatkan rumah," kata Arief.
Kamis, 03 Maret 2016 (Dw/Ht)