website resmi pemerintah provinsi sulawesi selatan http://sulselprov.go.id

Gubernur Sulsel Hadiri Hari Jadi Kabupaten Luwu ke-12

  • 172 pengunjung
  • 28 hits
  • 10 Feb 2018
Gubernur Sulsel Hadiri Hari Jadi Kabupaten Luwu ke-12

Hari Jadi Kabupaten Luwu ke-12, jatuh pada tanggal 13 Februari 2018. Namun, puncak peringatan dilaksanakan pada Sabtu (10/2), karena pencabutan nomor urut pasangan calon Bupati Luwu periode 2018-2023 akan dilakukan 12 Februari.

Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo menghadiri langsung puncak peringatan hari jadi tersebut, di Lapangan Andi Djemma Kabupaten Luwu. Tema HUT tahun ini "Dengan Semangat Hari Jadi ke-12 Belopa sebagai Ibu Kota Kabupaten Luwu, Kita Ciptakan Rasa Aman dan Damai Menuju Masyarakat Luwu Yang Maju, Mandiri dan Berdaya Saing Religi".

Syahrul yang hadir pada acara ini disambut Datu Luwu ke-40 Andi Maradang Mackulau Opu To Bau,  melalui prosesi adat.

Dalam sambutannya, Syahrul berterima kasih atas hadirnya semua pimpinan dan tokoh kabupaten/kota se-Luwu Raya. Termasuk Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani dan Datu Luwu ke-40, Andi Maradang Mackulau Opu To Bau.

"Semua hadir, Ibu Indah Putri juga hadir makin cantik, tokoh-tokoh Luwu juga hadir. Datu Luwu juga hadir. Ini makin gagah saja, saya sayang beliau. Beliau juga pasti sayang saya," kata Syahrul.

Ia menyebutkan, warga Luwu hebat karena adat dan budayanya yang masih terjaga. Orang Luwu juga bijaksana dan cerdas. Luwu punya posisi dan peranan yang kuat di Sulsel, baik saat ini dan dahulu.

Syahrul juga memaparkan peranan La Galigo dalam kehidupan sosial masyarakat Sulawesi Selatan. Termasuk dalam pemerintahan dan kepemimpinan.

"Filosofi payung misalnya, menunjukkan kebesaran,  melindungi, menjaga kamu dan menjaga yang lain. Dunia juga mengakui karya sastra La Galigo sebagai warisan dunia.  Luar biasa ini Luwu," sebutnya.

Syshrul juga menitipkan agar daerah ini dijaga dengan baik, rakyat disejahterakan dan keamanan tetap terjaga dengan baik. Apalagi tahun 2018-2019 merupakan tahun politik. Sebagai diketahui, Syahrul akan mengakhiri masa jabatannya 8 April tahun ini.

"Terima kasih, selamat ulang tahun Luwu, selamat tinggal untuk sementara, kita akan ketemu dalam pengabdian yang lain," pungkasnya

Yang menarik, sebelumnya, tepat saat Syahrul memberikan sambutan, hujan deras tiba-tiba berhenti. Dimana diawal sambutan, ia memberikan tulisannya tentang matahari dan hujan.

Wakil Bupati Luwu, Amru Saher mengatakan, hujan ini adalah pertanda baik. Ia juga mengucapkan terima kasih atas hadirnya Gubernur Syahrul Yasin Limpo, karena ini merupakan kesepuluh kalinya di HUT Luwu.

"Ini merupakan HUT terakhir yang dihadiri beliau sebagai gubernur, semoga tahun depan, di HUT ke-13 sudah hadir sebagai bagian jajaran Kabinet Indonesia," sebut Amru Saher.

Amru menyampaikan permohonan maaf, karena Bupati Luwu, Andi Mudzakkar tidak bisa hadir karena dalam kondisi kurang sehat.

Syahrul juga meresmikan pembangunan infrastruktur di tahun 2017 senilai puluhan miliar rupiah, seperti Pasar Rakyat Larompong, Jembatan Sungai Paccerakang, Bendungan Suplesi Radda, Gedung Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) serta menghadiri kegiatan festival kuliner.

Sabtu, 10 Februari 2018 (Srf/Er)

Terkait

    • 3341 pengunjung
    • 2104 hits
    • 13 01 2016

    Staf Ahli Menteri Bidang Hubungan Antar Lembaga Pusat dan Daerah Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KemenLHK) RI, Ilyas Asaad mengatakan pihak kementerian membentuk sejumlah Unit Pelaksana Teknis (UPT) baru di Sulawesi Selatan (Sulsel). Selengkapnya.

    • 2154 pengunjung
    • 1705 hits
    • 22 01 2016

    Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan akan berupaya mendorong percepatan akses keuangan di daerah. Hal tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo saat rapat bersama OJK pada 15 Januari lalu. Selengkapnya.

    • 1664 pengunjung
    • 886 hits
    • 18 01 2016

    Gubernur Sulawesi Selatan, Dr. H. Syahrul Yasin Limpo, SH., M.Si., MH  mengatakan, masyarakat, Pemerintah Daerah, dan TNI AD sebelumnya telah bekerja sama dalam meningkatkan produksi beras. Hal tersebut membuat perekonomian Sulsel tidak ikut turun saat kondisi perekonomian Indonesia sedang mengalami penurunan.

    Selengkapnya.

menu lainnya