Didampingi Wakil Gubernur Sulsel, Ir. H. Agus Arifin Nu’mang, MS, Ketua DPRD Sulsel, HM. Roem, Sekretaris Daerah Sulsel, serta beberapa Satuan Kerja Perangkat Daerah Sulsel, Gubernur Sulsel, DR. H. Syahrul Yasin Limpo, SH., M.Si., M.H melakukan peletakan batu pertama pembangunan Mesjid Center Point Of Indonesia (CPI) di kawasan Tanjung Bunga Makassar.

Mesjid CPI di kawasan Tanjung Bunga ini akan menjadi mesjid paling besar di Sulsel, bahkan diperkirakan masuk sebagai salah satu mesjid yang unik dan berbeda yang ada di dunia karena mempunyai ciri khas dan ornamen tersendiri.

Gubernur Sulsel dalam sambutannya mengatakan, Mesjid CPI akan melengkapi bangunan lainnya yang ada di kawasan CPI dan didalamnya sedang dibangun wisma negara, pantai pasir putih, meseum serta lainnya.

Mesjid CPI akan menjadi simbol kemajuan dan peradaban, sekaligus landmark baru bagi masyarakat Sulsel. Selain menjadi tempat sholat, juga sebagai pusat pengembangan hafids quran.

Mesjid ini juga diharapkan dapat menjadi tempat wisata religi, dan masyarakat dapat bersama-sama menjaga dan merawat, sekaligus mendoakan agar selesai sesuai waktu yang ditentukan.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Prov. Sulsel, Ir. H. Abdul Latif,M.Si menambahkan, Mesjid CPI akan dibangun dengan konsep water from yang pertama dan terunik dengan tetap memperhatikan kearifan lokal .

Mesjid dengan luas area 1,54 hektar, nantinya akan mempunyai 99 khubah, yang bertuliskan Asmaul Husna  dengan warna khas tanah liat serta didesain dengan ramah lingkungan dan hemat energi.

Abdul Latif juga mengaku mesjid dengan tiga lantai ini mampu menampung hingga 5000 jamaah.

Rabu, 16 Maret 2016 (Srf/Na)